Reses di Cigudeg, M. Rizky Dorong Pelatihan Vokasi dan Kemitraan Industri bagi Pemuda - Telusur

Reses di Cigudeg, M. Rizky Dorong Pelatihan Vokasi dan Kemitraan Industri bagi Pemuda

Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi Partai NasDem, M. Rizky

telusur.co.id - Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi Partai NasDem, M. Rizky, mendorong penguatan pelatihan vokasi berbasis kebutuhan industri dalam kegiatan Reses II Tahun Anggaran 2025/2026 yang digelar di Kampung Ciangger, Desa Wargajaya, Kecamatan Cigudeg, Selasa (25/2/2026).

Dalam dialog bersama masyarakat dan pemuda setempat, terungkap tingginya kebutuhan akan program pelatihan kerja yang bersifat praktis dan siap pakai. Warga menilai pelatihan yang tersedia selama ini masih dominan teoritis dan belum sepenuhnya menjawab kebutuhan pasar kerja di wilayah tersebut.

Menanggapi aspirasi itu, M. Rizky menegaskan bahwa peningkatan kualitas sumber daya manusia harus diarahkan pada penguasaan keterampilan teknis yang relevan dengan kebutuhan industri maupun peluang usaha mandiri di sekitar Cigudeg.

“Pemuda kita harus dibekali keterampilan yang benar-benar dibutuhkan dunia kerja. Bukan sekadar pelatihan teori, tetapi kompetensi yang bisa langsung digunakan,” ujarnya di hadapan peserta reses.

Ia juga mendorong penyelenggaraan pelatihan berbasis kompetensi industri yang dilengkapi sertifikasi profesi serta penguatan kewirausahaan. Dengan demikian, pemuda memiliki pilihan yang lebih luas, baik untuk bekerja di sektor formal maupun membangun usaha mandiri.

Selain itu, Rizky menekankan pentingnya kemitraan strategis antara pemerintah daerah dan pelaku industri guna membuka peluang prioritas bagi tenaga kerja lokal. Ia menilai sistem informasi lowongan kerja yang transparan dan terintegrasi perlu diperkuat agar masyarakat usia produktif memiliki akses yang jelas terhadap peluang kerja.

“Sinergi antara potensi tenaga kerja lokal dan kebutuhan industri harus diperkuat. Dengan begitu, penyerapan tenaga kerja dari wilayah sendiri bisa lebih maksimal,” tegasnya.

Tak hanya isu ketenagakerjaan, kegiatan reses tersebut juga membahas pengawasan penggunaan dana hibah pendidikan bagi yayasan dan pondok pesantren agar terserap secara akuntabel serta mampu mendukung peningkatan kualitas sarana dan prasarana pendidikan.

Melalui reses ini, M. Rizky menegaskan komitmennya untuk terus mengawal kebijakan yang mendorong peningkatan kualitas pendidikan dan kesiapan kerja pemuda sebagai fondasi pembangunan ekonomi daerah yang berkelanjutan. (VC)


Tinggalkan Komentar