Resmikan Posyandu, Walkot Depok Ajak Warga Tapos Manfaatkan Cek Kesehatan Gratis - Telusur

Resmikan Posyandu, Walkot Depok Ajak Warga Tapos Manfaatkan Cek Kesehatan Gratis

Wali Kota Depok, Supian Suri (kanan) saat meresmikan Posyandu se-Kecamatan Tapos, yang dipusatkan di Posyandu Melati RW 05, Sukamaju Baru.

telusur.co.id - Wali Kota Depok, Supian Suri meresmikan 21 bangunan Posyandu se-Kecamatan Tapos sebagai bagian dari penguatan layanan kesehatan berbasis masyarakat. Peresmian dipusatkan di Posyandu Melati RW 05, Kelurahan Sukamaju Baru, Kecamatan Tapos, Jumat (13/2/2026). 

Dalam sambutannya, Supian mengatakan, pembangunan Posyandu tersebut merupakan bentuk komitmen Pemkot Depok dalam memberikan pelayanan terbaik, khususnya bagi ibu dan anak.

“Kita meresmikan 21 bangunan Posyandu sebagai upaya memberikan layanan terbaik buat masyarakat,” ujarnya di sela-sela kegiatan. 

Ia menyampaikan apresiasi kepada Dinas Kesehatan, Puskesmas, para kader Posyandu, hingga pengurus RT dan RW yang selama ini terlibat aktif dalam pelayanan kesehatan di tingkat lingkungan.

“Terima kasih sebesar-besarnya kepada para kader yang sudah bekerja luar biasa. Juga kepada RT, RW, teman-teman Puskesmas, dan Dinas Kesehatan yang melayani masyarakat, khususnya terkait Posyandu,” kata Supian Suri. 

Menurut Supian, Posyandu kini tidak lagi hanya berfokus pada layanan kesehatan dasar, tetapi telah dikawal dengan enam Standar Pelayanan Minimal (SPM). Cakupannya meliputi kesehatan fisik, dukungan pendidikan, persoalan sosial, hingga administrasi kependudukan seperti kepemilikan akta kelahiran dan kartu identitas anak.

Ia juga menyoroti pentingnya pendidikan anak usia dini sebelum masuk sekolah dasar. Jika dahulu anak bisa langsung masuk SD, kini PAUD, TK, atau RA menjadi tahapan yang harus dilalui.

Selain penguatan fasilitas Posyandu, Supian menekankan pentingnya pemanfaatan program cek kesehatan gratis yang telah disiapkan pemerintah. Ia mengungkapkan, partisipasi warga Depok dalam program tersebut masih belum optimal.

Wali Kota mengimbau masyarakat tidak menunggu sakit untuk memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan. Menurutnya, deteksi dini dapat mencegah penyakit berkembang lebih parah. 

Lebih jauh, Supian juga meminta agar Posyandu terintegrasi dengan program Makan Bergizi Gratis dan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), sehingga anak-anak yang datang ke Posyandu dapat langsung terfasilitasi asupan gizi yang disiapkan pemerintah.

Ia pun berharap, penguatan Posyandu ini menjadi investasi jangka panjang bagi masa depan Kota Depok.

"Kita ingin anak-anak kita sehat, pendidikannya cukup, gizinya terpenuhi. Insya Allah ini menjadi fondasi masa depan kota kita yang lebih baik, maju, dan sejahtera,” pungkas Wali Kota. 

Sementara itu, Camat Tapos, Jarkasih menegaskan, pembangunan dan rehabilitasi fasilitas tersebut merupakan hasil kolaborasi antara pemerintah dan warga demi mendukung tumbuh kembang generasi yang sehat dan berkualitas.

"Alhamdulillah, sebagian besar Posyandu kini sudah memiliki gedung yang cukup representatif. Meski masih ada yang menumpang, akan kita usulkan secara bertahap agar seluruhnya memiliki fasilitas sendiri,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia mengungkapkan total anggaran pembangunan dan rehabilitasi Posyandu di Kecamatan Tapos mencapai lebih dari Rp2 miliar. Anggaran tersebut difokuskan untuk menghadirkan fasilitas yang layak guna menunjang pelayanan kesehatan ibu dan anak di tingkat lingkungan.

 

 

Laporan: Malik Sihite


Tinggalkan Komentar