telusur.co.id, Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) di seluruh Indonesia, khususnya DKI Jakarta terus meningkatkan pengawasan terhadap gangguan keamanan dan ketertiban serta kesiapsiagaan pegawai dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Fitri 1443 H. Terlebih, saat ini Covid-19 belum mereda.
Dalam arahannya, Sekretaris Jenderal Kemenkumham, Komjen Pol Andap Budhi Revianto meminta seluruh jajaran Kemenkumham untuk tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan (Prokes) meskipun pandemi Covid mulai melandai.
“Adaptasi kebiasaan baru merupakan tugas pimpinan. Meski pelonggaran, harus tetap disiplin terapkan protokol kesehatan,” kata Komjen Pol Andap Budhi Revianto saat hadir dan memberikan arahan kepada jajaran Kantor Wilayah DKI Jakarta dan di-relay secara virtual serta diikuti oleh jajaran Kantor Wilayah lainnya, Rabu (14/04/2022).
Meski demikian, kata Komjen Pol Andap, jajaran kementerian hukum dan ham akan tetap memberikan pelayanan yang prima kepada masyarakat. Untuk itu, dia pun meminta kepada anak buahnya untuk mempersiapkan semuanya dengan baik.
“Tolong tetap diatur jadwalnya. Layanan
publik tetap harus siap siaga,” ujarnya.
Selanjutnya, terkait dengan pengamanan, Sekjen Andap Budhi Revianto ini mengingatkan jajarannya agar dapat mempersiapkan lingkungan yang aman dan kondusif. Pimpinan wilayah untuk dapat melakukan pengecekan langsung satuan kerja di wilayahnya.
“Cek kesiapan petugas pengamanan pada hari libur serta lakukan antisipasi sebagai kejadian kontijensi darurat," ucap Komjen Andap.
Dia pun berharap seluruh
jajaran untuk bertanggung jawab akan tugas yang diemban serta menjaga marwah Kementerian Hukum dan HAM.
Masih kata Andap, di tengah era disrupsi, seluruh jajaran Kementerian Hukum dan HAM harus mampu beradaptasi untuk menciptakan postur ideal.
“Resolusi awal tahun 2022 untuk menjadi insan pengayoman yang lebih baik. Kita harus lebih baik dari kemarin. Mari ubah pola pikir kita dan bertindak cepat dalam bekerja,” kata Andap.
Tak lupa, Andap Budhi Revianto juga berharap agar Pimpinan Kantor Wilayah dan seluruh jajarannya mampu menyikapi berbagai situasi dengan baik.
"Antisipasi setiap pengamanan sebagai pelaksanaan pengawasan pengendalian serta pro aktif melayani masyarakat harus selalu ditingkatkan untuk mewujudkan kinerja Kementerian Hukum dan HAM yang semakin BerAKHLAK dan PASTI," kata dia.
Sebagai informasi, Pengarahan Sekjen Kemenkumham ini merupakan inisiasi dari Kepala Kantor Wilayah, Ibnu Chuldun dalam rangka menyiapkan seluruh jajarannya untuk siap dan berkonsentrasi penuh pada tugas menjelang Hari Raya Idul Fitri dan pasca libur Hari Raya Idul Fitri 1443 H mendatang.
Mengawali kegiatan, Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM DKI Jakarta menampilkan video pelaksanaan kegiatan pada Bulan Ramadhan yang telah dilaksanakan.
Kegiatan tersebut meliputi shalat berjamaah dan tausiyah, pengajian secara daring, pembagian ta’jil kepada masyarakat di sekitar Kantor Wilayah, serta pengumpulan Zakat Fitrah.
“Dalam bulan Ramadhan ini Kantor Wilayah juga telah melaksanakan Safari Ramadhan di UPT Lapas/Rutan yang dilaksanakan setelah waktu berbuka dan menjelang sholat Isya dan Tarawih," kata Ibnu Chuldun.
Menurut Ibnu Chuldun, Pengumpulan Zakat Fitrah juga dilaksanakan oleh Unit Pelaksana Teknis (UPT) di lingkungan Kantor Wilayah dengan menunjuk Amil Zakat pada masing-masing UPT.
“Alhamdulillah 4.120 ASN pada 28 Satker telah menyerahkan zakat fitrahnya dan untuk selanjutnya kami akan menyerahkan ke Baznas Provinsi DKI Jakarta," ujar Ibnu Chuldun.
Saat Ibnu Chuldun menyapa jajaran pimpinan kantor se-Kalimantan yang dihadiri oleh Kepala Kantor Wilayah Kalimantan Tengah (Ilham Djaya), Kepala Kantor Wilayah Kalimantan Timur (Sofyan), Kepala Kantor Wilayah Kalimantan Barat (Fery Monang Sihite) dan Kepala Kantor Wilayah Kalimantan Selatan (Lilik Sujandi). Ibnu Chuldun menyampaikan terima kasih mendalam setinggi-tingginya dan mengharapkan
kesiapan seluruh jajaran untuk menerima arahan langsung dari Sekretaris Jenderal Kementerian Hukum dan HAM RI.
Sementara itu, terkait dengan penanganan Covid-19, Ibnu Chuldun menyampaikan bahwa hingga saat ini, hanya tinggal 2 orang pegawai yang masih terpapar.
“Dari kurun waktu 1 Januari sampai dengan 12 April 2022 sebanyak 624 orang yang terpapar, dan Alhamdulillah sudah sembuh 622 orang”, ujar Ibnu Chuldun.
Kendati hanya tinggal dua orang, tegas Ibnu Chuldun, Kantor Wilayah DKI Jakarta masih tetap konsisten menerapkan protokol kesehatan dan memberikan pendampingan telemedicine bagi ASN dan PPNPN yang masih terkonfirmasi positif Covid-19.



