telusur.co.id - Suara sirene dilaporkan bergema di sebagian besar wilayah Israel pada Rabu (1/4/2026) malam, dari Tel Aviv di selatan hingga Ashdod dan Ashkelon, ketika Hizbullah kembali melancarkan serangan dari Lebanon. Serangan itu menyebabkan warga Israel bergegas ke tempat perlindungan.
Dikutip dari Ynet, pasukan pertahanan Israel (IDF) mengatakan, kedua roket tersebut meledak di area terbuka. Layanan ambulans Magen David Adom mengatakan belum ada laporan langsung mengenai korban luka.
Peringatan terbaru ini datang hanya beberapa jam setelah rentetan tembakan berulang dari Iran dan Lebanon memicu sirene tanpa henti di seluruh Israel tengah. Raungan peringatan juga dikeluarkan di Dataran Tinggi Golan dan wilayah Laut Mati.
Tim pemadam kebakaran dan penyelamat dikerahkan sebelumnya ke beberapa lokasi di Israel tengah setelah dilaporkan adanya pecahan dan puing-puing di Tel Aviv, Ramat Gan, Petah Tikva, dan Rosh HaAyin. Meskipun Magen David Adom mengatakan tidak ada laporan langsung tentang korban luka.
Dalam gelombang serangan sebelumnya, ledakan keras juga terdengar di daerah Haifa dan Galilea Atas ketika tembakan roket Hizbullah datang dari Lebanon, sementara pihak berwenang mengatakan bahwa peluncuran tersebut tampaknya mendarat di area terbuka.
Pada saat yang sama, IDF menyatakan bahwa mereka telah mengidentifikasi rudal yang diluncurkan dari Iran ke arah Israel. Sistem pertahanan udara sedang beroperasi untuk mencegatnya.
Disebutkan bahwa sebagian besar rudal Iran berhasil dicegat, meskipun satu di antaranya tampaknya membawa hulu ledak amunisi tandan.
Pada saat yang sama, Angkatan Udara Israel telah memulai gelombang serangan besar-besaran terhadap puluhan target di Teheran sambil terus mencegat ancaman dari berbagai front.
Para pejabat militer mengatakan bahwa serangan terbaru Iran ke arah Israel tengah mencakup jumlah peluncuran rudal tunggal yang relatif tinggi dibandingkan dengan hari-hari sebelumnya, yang memicu sirene berulang kali dan memaksa banyak warga Israel untuk tetap berada di tempat perlindungan dalam waktu yang lama.[Nug]



