Sering Lapar Padahal Baru Makan? Bisa Jadi Tanda Gula Darah Tidak Stabil - Telusur

Sering Lapar Padahal Baru Makan? Bisa Jadi Tanda Gula Darah Tidak Stabil

Gambar ilustrasi. Sumber foto: internet

telusur.co.id - Merasa lapar kembali tidak lama setelah menyantap makanan dalam porsi besar sering kali dianggap sebagai akibat stres atau kurangnya kontrol diri. Namun, kondisi tersebut ternyata bisa dipicu oleh fluktuasi kadar gula darah dalam tubuh.

Konsultan endokrinologi dan diabetologi Apollo Hospitals Bannerghatta Road, Bengaluru, Dr. Varun Suryadevara, menjelaskan bahwa rasa lapar yang muncul segera setelah makan berkaitan dengan cara tubuh memproses glukosa.

Menurutnya, kondisi ini umumnya terjadi setelah seseorang mengonsumsi makanan tinggi karbohidrat sederhana atau karbohidrat olahan seperti nasi putih, roti berbahan tepung terigu olahan, maupun makanan manis.

“Ketika Anda mengonsumsi makanan tersebut, tubuh akan dengan cepat mengubahnya menjadi glukosa sehingga kadar gula darah meningkat secara tajam,” ujar Dr. Varun, seperti dikutip Hindustan Times, Minggu (14/6).

Peningkatan gula darah itu memicu pankreas melepaskan insulin dalam jumlah besar untuk memindahkan glukosa dari aliran darah ke dalam sel-sel tubuh sebagai sumber energi.

Meski merupakan proses yang normal, masalah dapat muncul ketika kadar insulin yang diproduksi terlalu tinggi. Kondisi ini menyebabkan gula darah turun secara drastis dalam waktu singkat.

Akibatnya, tubuh kembali mencari sumber energi dan mengirimkan sinyal lapar meskipun seseorang baru saja selesai makan.

Waspadai Resistensi Insulin

Dr. Varun mengatakan rasa lapar yang terus muncul setelah hampir setiap kali makan juga dapat menjadi tanda resistensi insulin.

Pada kondisi ini, tubuh tidak lagi merespons insulin secara optimal sehingga glukosa sulit masuk ke dalam sel. Akibatnya, sel-sel tubuh kekurangan energi meskipun kadar gula dalam darah sebenarnya tinggi.

“Tubuh kemudian terus mengirimkan sinyal lapar sehingga tercipta siklus rasa lapar yang berulang,” jelasnya.

Cara Mencegah Rasa Lapar Berulang

Menurut Dr. Varun, beberapa perubahan sederhana pada pola makan dapat membantu menjaga kadar gula darah tetap stabil dan mencegah keinginan makan yang terus-menerus.

Salah satunya adalah mengombinasikan karbohidrat dengan makanan kaya serat, protein rendah lemak, dan lemak sehat.

Protein dapat diperoleh dari telur, kecambah, atau paneer, sementara sumber lemak sehat antara lain kacang-kacangan dan biji-bijian.

“Kombinasi ini membantu memperlambat proses pencernaan dan pelepasan glukosa sehingga lonjakan maupun penurunan gula darah dapat diminimalkan,” katanya.

Selain itu, ia menyarankan agar sayuran dan sumber protein dikonsumsi lebih dahulu, sedangkan karbohidrat dimakan pada bagian akhir.

Strategi tersebut dinilai mampu mengurangi lonjakan gula darah setelah makan dan membantu menjaga energi tetap stabil lebih lama.

Jangan Lupakan Asupan Cairan

Rasa lapar yang muncul sesaat setelah makan terkadang bukan disebabkan kebutuhan energi, melainkan karena tubuh mengalami dehidrasi ringan.

Karena itu, ketika muncul keinginan untuk makan lagi, Dr. Varun menyarankan untuk mencoba minum segelas air terlebih dahulu.

“Bisa jadi tubuh sebenarnya hanya membutuhkan cairan, bukan makanan,” ujarnya.

Kapan Harus Memeriksakan Diri?

Jika rasa lapar terus muncul meskipun sudah makan dalam jumlah cukup, kondisi tersebut bisa mengarah pada polifagia atau rasa lapar berlebihan.

Pemeriksaan medis diperlukan untuk mengetahui apakah fluktuasi gula darah atau resistensi insulin menjadi penyebab utamanya.

Dr. Varun mengingatkan masyarakat untuk lebih waspada apabila rasa lapar yang berlebihan disertai gejala lain seperti mudah lelah, berat badan naik atau turun secara tiba-tiba, serta sering buang air kecil.

“Perlu lebih waspada jika rasa lapar tersebut disertai gejala seperti mudah lelah, berat badan naik atau turun secara tiba-tiba, atau sering buang air kecil,” tuturnya.

Dengan pola makan yang lebih seimbang dan gaya hidup sehat, rasa lapar yang terus muncul setelah makan umumnya dapat dikendalikan sekaligus membantu menjaga kadar gula darah tetap stabil.


Tinggalkan Komentar