telusur.co.id - Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) akan menyiapkan skema pengiriman atlet ke ajang multi event internasional.
Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir mengatakan akan ada semacam kelas untuk pembagian atlet yakni super elit, elit, hingga potensial yang dipersiapkan untuk ajang multi event ke depannya.
Lewat skema ini Erick berharap selain memburu setiap medali emas di ajang pesta olahraga namun juga bisa menerapkan strategi regenerasi kepada para atlet-atlet di masing-masing cabang.
"Kami di Kemenpora juga mulai mempolakan pengiriman atlet ke depan (ke ajang multi event). Tidak hanya super elit, elit, dan masa depan, ya kami enggak mau dibilang pengiriman atlet ini coba-coba," kata Erick Thohir dalam siniar Redaksi Olahraga ANTARA di Jakarta, Selasa.
Dalam skema yang telah dipersiapkan Erick mengatakan bahwa setiap pengiriman kontingen tim Merah Putih ke ajang internasional akan semakin dimudahkan dengan sistem yang akan diaplikasikan ini.
"Jadi regenerasi itu harus ada tetapi pemikirannya itu bahwa kami tidak mengirim lagi atlet coba-coba. Kami mengirim atlet yang terbaik dan targetnya emas," ungkap Erick.
Setelah mendulang 333 medali yang terdiri dari 91 emas, 111 perak, dan 131 perunggu pada ajang SEA Games Thailand 2025, Kemenpora kini tengah menyiapkan para atlet untuk menatap ajang Asian Games Nagoya 2026.
Dengan proses regenerasi dan pencapaian yang bersejarah dengan mengamankan peringkat kedua di ajang SEA Games 2025, Kemenpora optimistis bisa menatap Asian Games 2026. [ham]




