Tak Cuma Adu Tarik Ikan, Mancing Mania di Cisalak Depok Ikut Gerakkan UMKM - Telusur

Tak Cuma Adu Tarik Ikan, Mancing Mania di Cisalak Depok Ikut Gerakkan UMKM

Penebaran ikan dalam kegiatan Mancing Mania yang dipadukan dengan program JUSS (Jualan UMKM Sama-sama) di RT 04/RW 09, Kelurahan Cisalak, Kecamatan Sukmajaya. Sumber foto: dok.telusur.co.id

telusur.co.id - Antusiasme warga mewarnai kegiatan Mancing Mania yang dipadukan dengan program JUSS (Jualan UMKM Sama-sama) di RT 04/RW 09, Kelurahan Cisalak, Kecamatan Sukmajaya, Kota Depok, Sabtu (22/8/2026).

Kegiatan yang digelar di kawasan Kali Laya, Taman Duta, itu bukan sekadar lomba memancing. Warga juga memanfaatkan momentum tersebut untuk menggerakkan ekonomi lokal dengan menghadirkan puluhan pelaku UMKM.

Rangkaian acara diawali dengan pelepasan puluhan ikan lele ke Kali Laya, Taman Duta, oleh Wakil Ketua DPRD Kota Depok Yeti Wulandari bersama Camat Sukmajaya Christine Desima Arthauli serta Lurah Cisalak Helviana Rahayu.

Penebaran ikan tersebut dilakukan untuk memeriahkan lomba sekaligus menjadi bagian dari upaya restocking atau penambahan stok ikan di sungai.

Camat Sukmajaya Christine Desima Arthauli mengapresiasi pelaksanaan JUSS di tingkat RW tersebut. 

"Saya apresiasi banget ini untuk Kelurahan Cisalak, khususnya RW 09 yang sudah melakukan kegiatan JUSS. Levelnya RW, yang seharusnya level kecamatan, ini dilaksanakan di level RW," kata dia kepada telusur.

Christine menambahkan, kolaborasi antara program JUSS dan kegiatan kepemudaan menjadi kekuatan tersendiri. Kegiatan tersebut menggunakan anggaran kepemudaan dari dana RW sebesar Rp10 juta.

Dia menerangkan, program unggulan Pemerintah Kota Depok itu memiliki tujuan mendorong pelaku UMKM agar semakin termotivasi dan memiliki kemampuan untuk berkembang.

"Kalau UMKM mau naik kelas tentu saja harus diberikan wadah yang memadai, event-event, bazar, supaya mereka cek ombak, cek pasar," ungkap Christine.

Melalui kegiatan seperti ini, pelaku UMKM bisa melihat langsung respons konsumen terhadap produk mereka. Mulai dari cita rasa, kemasan, daya tahan produk hingga kelengkapan perizinan seperti PIRT dan sertifikasi halal.

Lebih lanjut, Christine menyebut, program tersebut juga perlu terus disinergikan dengan program Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (DKUM) Kota Depok yang diturunkan ke tingkat kecamatan. Dalam pelaksanaannya, kegiatan JUSS di tingkat kecamatan digelar dua kali.

Sementara itu, Lurah Cisalak Helviana Rahayu bilang, pihak kelurahan mendukung kegiatan warga yang memanfaatkan pengelolaan dana kelurahan berbasis RW.

"Kita mendukung segala aktivitas dan penyerapan dari pengelolaan dana kelurahan berbasis RW ini, salah satunya di kategori kepemudaan dilaksanakan memang sama RW 9 ini luar biasa," tutur dia.

Dia menyebut kolaborasi antara kegiatan kepemudaan, Mancing Mania, dan JUSS menjadi contoh bahwa program pemerintah dapat dikemas lebih dekat dengan kebutuhan masyarakat.

"Ini adalah bentuk stimulan, tapi ternyata memang saat diaplikasikan luar biasa juga kita kolaborasikan dengan kegiatan kepemudaan mancing mania, program Pemerintah Kota Depok itu JUSS, jualan UMKM sama-sama," beber Helviana.

Ketua RT 04/RW 09 sekaligus Ketua Panitia, Syamsul, mengatakan kegiatan tersebut dirancang untuk membangkitkan ekonomi kreatif warga sekaligus mempererat tali silaturahmi.

Sekitar 200 peserta mengikuti lomba memancing yang dibagi dalam dua sesi. Pembagian tersebut dilakukan agar perlombaan berlangsung lebih tertib dan nyaman.

"Selain itu, turut hadir 23 stan UMKM yang menjajakan berbagai kuliner dan produk lokal," ucap dia.

Sejak pagi hingga sore, peserta tampak antusias mengikuti perlombaan. Suasana semakin ramai dengan warga yang datang untuk menikmati berbagai makanan dan produk yang ditawarkan pelaku UMKM.

Keseruan kemudian berlanjut dengan tradisi "ngubek kali". Anak-anak hingga orang dewasa turun ke sungai untuk mencari ikan menggunakan tangan kosong maupun alat sederhana.

Bagi Syamsul, rangkaian kegiatan tersebut menjadi cara warga merayakan kemerdekaan sekaligus menghidupkan semangat kebersamaan.

"Ini bukan sekadar lomba atau jualan, tapi cara kami merayakan kemerdekaan dengan kebersamaan dan menggerakkan roda ekonomi kecil di tingkat rukun tetangga," pungkas dia.


Editor: Farouq Iskandar


Tinggalkan Komentar