telusur.co.id - Travis Kelce, bintang NFL sekaligus suami penyanyi Taylor Swift, dikabarkan menghadapi tantangan baru setelah muncul kabar adanya perbedaan pandangan dengan tim keamanan yang telah menjaga sang superstar pop selama bertahun-tahun.
Menurut laporan yang dikutip dari Naughty But Nice, keretakan kecil disebut mulai muncul karena keinginan Travis untuk mengambil peran lebih besar dalam melindungi istrinya ketika berada di ruang publik.
Penulis Substack Rob Shuter menyebut sejumlah sumber internal mengungkapkan bahwa Travis memiliki naluri alami untuk menjaga Taylor. Namun, tim keamanan Taylor disebut tetap berpegang pada prosedur yang telah mereka jalankan selama bertahun-tahun.
“Travis ingin menjadi pelindung Taylor. Itu bagian dari dirinya,” ujar sumber tersebut. Namun, menurut mereka, sikap tim keamanan tetap sama: “Kami telah melindungi Taylor selama bertahun-tahun, dan tidak ada yang berubah karena dia menikah.”
Taylor Swift sendiri dikenal memiliki sistem keamanan yang sangat ketat. Tim pengamanan sang penyanyi menerapkan berbagai lapisan perlindungan, termasuk pengawasan khusus dalam setiap aktivitas publik maupun acara pribadi.
Bahkan dalam momen besar seperti pernikahan, tim keamanan disebut tetap menjalankan protokol pengamanan secara ketat untuk memastikan keselamatan Taylor.
Sumber tersebut mengatakan Travis beberapa kali secara spontan berusaha membantu ketika mereka berada di tengah kerumunan, seperti membuka jalan atau mengarahkan Taylor agar lebih mudah bergerak.
“Travis secara naluriah turun tangan, membuka jalan, atau mencoba membimbingnya melewati kerumunan,” kata sumber itu.
Namun, tindakan tersebut disebut segera diambil alih oleh petugas keamanan yang tetap bertanggung jawab atas pengaturan keselamatan Taylor.
“Mereka yang menentukan ke mana Taylor pergi, siapa yang boleh mendekat, dan kapan aman untuk bergerak. Travis harus belajar bahwa bukan dia yang membuat keputusan itu,” ujar sumber tersebut.
Meski demikian, laporan itu menyebut hubungan antara Travis dan tim keamanan Taylor tetap berjalan dengan saling menghormati. Perbedaan yang muncul lebih berkaitan dengan peran dan tanggung jawab dalam situasi keamanan, bukan konflik pribadi.
“Tim keamanan menghormati Travis, tetapi mereka tidak akan mengubah prosedur yang telah berlaku selama bertahun-tahun. Tugas mereka adalah melindungi Taylor, dan mereka tidak akan mengompromikan hal itu untuk siapa pun—bahkan untuk suaminya,” ungkap sumber tersebut.
Travis disebut perlahan mulai memahami bahwa dalam urusan keselamatan Taylor Swift, keputusan akhir tetap berada di tangan tim profesional yang selama ini bertanggung jawab menjaga keamanan sang penyanyi.



