telusur.co.id - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dilaporkan telah merinci bagaimana kapal induk terbesar di dunia, USS Gerald R. Ford, menjadi sasaran serangan terkoordinasi dari 17 oleh angkatan bersenjata Iran di Laut Merah.
Dalam pidatonya di forum investasi Saudi di Miami pada hari Jumat (27/3/2026), Trump menggambarkan momen-momen menjelang serangan itu sebagai "situasi serius" bagi Angkatan Laut AS.
Dia mengatakan bahwa angkatan laut telah siap, tetapi intensitas serangan oleh angkatan laut Iran dengan cepat memperburuk situasi.
“Saat itu pukul satu pagi,” kata Trump, ketika kapal perang itu diserang “dari 17 arah yang berbeda.”
“Kami tahu kami sedang dalam masalah,” kata presiden, dikutip dari Presstv.
“Mereka ada di sini, mereka ada di sana.
"Kami lari menyelamatkan diri, semuanya sudah berakhir," kata Trump, mengutip salah satu komandan Angkatan Lautnya yang berada di atas kapal saat kapal perang itu diserang.
Kapal induk super tercanggih dan terbesar Angkatan Laut AS, yang dikerahkan ke Asia Barat menjelang agresi militer gabungan AS-Israel terhadap Iran, dilalap api awal bulan ini.
Setelah insiden tersebut, kapal induk itu mundur dari posisinya ke pulau Kreta di Yunani, sementara Pentagon berusaha menggambarkan penarikan tersebut sebagai kecelakaan biasa.
Para pejabat AS mengklaim bahwa kapal tersebut sedang menjalani perbaikan setelah terjadi kebakaran "yang tidak terkait dengan pertempuran" di area pencucian utama kapal.
Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) menolak narasi Pentagon sebagai hal yang tidak masuk akal, dan bertanya, "Raksasa militer macam apa ini yang menghadapi krisis dan terpaksa meninggalkan medan perang karena kebakaran yang terjadi di ruang cucinya?"
IRGC sebelumnya telah memperingatkan bahwa keberadaan kapal induk di Laut Merah menjadikannya sasaran yang sah bagi angkatan bersenjata Iran. Karena keberadaannya di perairan regional merupakan ancaman langsung bagi Iran.
Angkatan bersenjata Iran sebelumnya telah melaporkan keberhasilan serangan drone dan rudal terhadap kapal induk AS lainnya, USS Abraham Lincoln.[Nug]



