Tunggal Putra Makin Panas di Piala Thomas 2026, Shi Yuqi Sedikit di Depan - Telusur

Tunggal Putra Makin Panas di Piala Thomas 2026, Shi Yuqi Sedikit di Depan

Pebulu tangkis Tunggal Putra Cina, Shi Yuqi. Sumber foto: int

telusur.co.id - Persaingan sektor tunggal putra di edisi tahun ini diprediksi menjadi salah satu yang paling terbuka dalam beberapa tahun terakhir. Meski begitu, satu nama masih terlihat sedikit unggul: Shi Yuqi dari Tiongkok.

Pelatih Malaysia, Daren Liew, menilai ketatnya persaingan akan membuka peluang lahirnya banyak kejutan.

“Kalau melihat pemain papan atas, Yuqi memang berada di kelas berbeda. Dia punya pengalaman dan konsistensi untuk memimpin China,” ujar Daren seperti dikutip thestar, Minggu (19/04/2026).

Sebagai tunggal pertama, Shi Yuqi yang juga berstatus peringkat satu dunia dan juara Asia bertahan, memang tampil paling stabil. Sementara rival-rivalnya masih menunjukkan inkonsistensi performa.

Sejumlah negara tetap mengandalkan nama-nama kuat: Jonatan Christie (Indonesia), Kunlavut Vitidsarn (Thailand), Anders Antonsen (Denmark), Christo Popov (Prancis), hingga Chou Tien-chen.

Sementara itu, Jepang dan Malaysia masing-masing akan bertumpu pada Kodai Naraoka dan Leong Jun Hao untuk mengamankan poin penting.

Menariknya, Korea Selatan justru membuat kejutan dengan menurunkan pemain peringkat 66 dunia, Yoo Tae-bin, alih-alih pemain utama mereka Jeon Hyeok-jin di tunggal pertama.

Daren mengingatkan agar tidak meremehkan Tae-bin. “Dia memang underdog, tapi sedang naik daun dan sudah mengalahkan beberapa pemain top,” katanya.

Absennya Viktor Axelsen yang mundur akibat cedera juga membuat peta persaingan semakin terbuka lebar.

Dari kubu Indonesia, kembalinya Anthony Sinisuka Ginting menjadi tambahan kekuatan penting, meski ia diperkirakan tampil di tunggal ketiga. Selain itu, nama muda Mohammad Zaki Ubaidillah juga disebut tak kalah berbahaya.

Sementara itu, perkembangan Lee Zii Jia menjadi sorotan tersendiri. Daren menyebut kondisi sang pemain terus menunjukkan peningkatan positif.

“Ini sangat bagus untuk Zii Jia. Dia membuat kemajuan dan kondisinya semakin baik setiap hari,” ujarnya.

Menariknya, Zii Jia yang sebelumnya menjadi tunggal pertama Malaysia pada edisi 2024, kini akan turun di posisi tunggal ketiga—sebuah strategi yang bisa menjadi kartu kejutan.


Tinggalkan Komentar