Yaman Ancam Intervensi Militer Langsung Jika Konflik AS–Israel vs Iran Meluas - Telusur

Yaman Ancam Intervensi Militer Langsung Jika Konflik AS–Israel vs Iran Meluas


telusur.co.id - Angkatan Bersenjata Yaman menyatakan kesiapan untuk melakukan intervensi militer langsung apabila konflik yang melibatkan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran semakin meluas.

Dalam pernyataan resmi, militer Yaman menegaskan bahwa sikap tersebut didasarkan pada “tanggung jawab agama dan moral” dalam menghadapi apa yang mereka sebut sebagai agresi Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran serta Poros Perlawanan di kawasan.

Mereka juga menuding adanya upaya untuk membentuk “Israel Raya” dengan dalih mengubah tatanan kawasan Timur Tengah, yang dinilai mengancam stabilitas regional dan dunia Islam secara luas.

Angkatan Bersenjata Yaman menekankan pentingnya solidaritas antarnegara di kawasan untuk menghadapi tekanan tersebut, serta menyerukan penghentian segera agresi terhadap negara-negara Muslim, termasuk Palestina, Lebanon, Iran, dan Irak.

Selain itu, mereka juga menuntut pencabutan blokade terhadap Yaman serta pelaksanaan komitmen kemanusiaan dalam perjanjian terkait Gaza.

Dalam pernyataan tersebut, Yaman menguraikan sejumlah kondisi yang dapat memicu intervensi militer langsung, di antaranya:

  • Jika negara lain bergabung dengan Amerika Serikat dan Israel dalam menyerang Iran dan Poros Perlawanan.
  • Jika wilayah Laut Merah digunakan untuk operasi militer terhadap Iran atau negara Muslim lainnya.
  • Jika terjadi eskalasi lanjutan terhadap Iran dan sekutunya di kawasan.

Yaman juga memperingatkan pihak mana pun agar tidak memperketat blokade terhadap negaranya, serta menegaskan bahwa operasi militernya hanya akan menargetkan Amerika Serikat dan Israel, bukan negara atau masyarakat Muslim lainnya.

Di akhir pernyataan, Angkatan Bersenjata Yaman menyatakan bahwa langkah tersebut bertujuan untuk menggagalkan rencana yang mereka anggap sebagai proyek Zionis, sekaligus menjaga stabilitas kawasan.

 

Sumber: TNA


Tinggalkan Komentar