Yaqut Ingin Tata kelola Madrasah Reform Dilakukan Secara Terbuka - Telusur

Yaqut Ingin Tata kelola Madrasah Reform Dilakukan Secara Terbuka


telusur.co.id - Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas menginginkan pendidikan madrasah mampu bersanding, bahkan mengungguli sekolah umum secara mutu dan kualitas. Kuncinya adalah dengan pengelolaan yang baik, terbuka, dan akuntabel.

Hal tersebut diungkapkan Yaqut pada acara kick off Program Madrasah Reform dan dimulainya rangkaian implementasi Proyek Realizing Education's Promise - Madrasah Education Quality Reform (REP-MEQR) tahun anggaran 2022. 

"Kalau di luar sana, Kementerian Agama itu dikenal dengan istilah pohon yang tinggi namun buahnya jarang, tapi di program madrasah reform ini harus sebaliknya, yaitu pohonnya pendek, buahnya banyak. Jadi tata kelola itu menjadi kunci agar buah yang banyak ini tidak jatuh jauh dari pohonnya,” kata Yaqut, dikutip dari laman resmi Kemenag, Selasa (12/4/11).

Dia juga menekankan kepada Ketua Project Management Unit (PMU) REP-MEQR Abdul Rouf agar bertanggung jawab untuk menjalankan tata kelola yang akuntable di proyek ini. Ia tidak ingin proyek ini ditatakelolakan dengan asal-asalan.

“Harus dikelola dengan sebaik-baiknya, berdasarkan Good Governance oleh SDM yang kompeten dan memiliki kapabilitas,” tegasnya.

Selain itu, Yaqut juga ingin proyek ini memiliki orientasi terhadap keberhasilan dan kemajuan program pendidikan mutu madrasah. Sehingga, sesuai dengan tujuan awalnya dan itu perlu komitmen penuh dalam menjalankannya.

“Kalau ada pejabat yang tidak memiliki komitmen memberikan atau melakukan tata kelola dengan baik, segera dikeluarkan saja dari manajemen,” tegasnya.

Selain itu, Ia berharap semua kegiatan dalam proyek ini mampu dipublikasikan dengan baik kepada masyarakat. Karena publik berhak tahu atas uang yang kita gunakan dalam membangun madrasah ini.

“Publikasi kegiatannya. Publikasikan apa yang sudah, sedang, dan apa yang akan dilakukan dalam proyek ini. Sampaikan kepada publik. Karena kita menggunakan uang rakyat. Semakin dipublikasikan, semakin terjamin dan akuntable,” tutupnya.[Fhr


Tinggalkan Komentar