PT PPM Jajaki Proyek Pangan dan Energi di Lima Kabupaten Lampung Lewat KPBU

by Rikky Affandi Daulay |
PT PPM Jajaki Proyek Pangan dan Energi di Lima Kabupaten Lampung Lewat KPBU

JAKARTA, PT Palma Pertiwi Makmur (PPM) menjajaki pengembangan proyek ketahanan pangan dan energi di lima kabupaten di Provinsi Lampung melalui skema Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU).

Direktur Utama PT PPM, Mardianto, mengatakan, kerja sama tersebut diarahkan untuk mengoptimalkan potensi daerah, termasuk pemanfaatan lahan tidak produktif, sekaligus membuka peluang investasi di tengah keterbatasan anggaran pemerintah daerah.

Hal itu disampaikan Mardianto dalam rapat pembahasan proyek percontohan KPBU bersama perwakilan empat kabupaten, yakni Tanggamus, Pringsewu, Lampung Barat, dan Pesawaran, di kantor PT PPM, Kuningan, Jakarta, Kamis (5/11/2026).

Pertemuan tersebut merupakan kelanjutan dari pembahasan serupa yang sebelumnya telah dimulai bersama Kabupaten Pesisir Barat.

Mardianto mengatakan, program itu disiapkan untuk mendukung swasembada pangan dan energi nasional dengan melibatkan pemerintah daerah, badan usaha, serta masyarakat desa.

"Apapun potensi daerah itu harus kita kembalikan sehingga menjadi penghidupan bagi daerah itu sendiri. Cita-cita untuk menjadi lumbung pangan dunia harus diwujudkan dalam waktu tiga tahun ke depan, sejalan dengan visi besar Presiden Republik Indonesia," ujar Mardianto.

Menurut dia, pengembangan potensi daerah harus tetap memperhatikan kelestarian lingkungan. Pemanfaatan lahan tidak produktif tidak boleh mengorbankan kawasan konservasi, termasuk hutan lindung dan suaka margasatwa.

PT PPM juga menyiapkan pola kemitraan inti-plasma dengan melibatkan masyarakat desa dalam kegiatan ekonomi produktif. Melalui pendekatan tersebut, desa diharapkan menjadi salah satu penggerak pembangunan ekonomi daerah.

Perusahaan menyatakan akan berperan dalam pengelolaan investasi dan aset bersama mitra strategis. Sementara itu, skema pembiayaan, pembagian risiko, dan pelaksanaan proyek masih memerlukan pembahasan teknis lebih lanjut.

Bupati Tanggamus Sambut Peluang Investasi

Bupati Tanggamus Mohammad Saleh Asnawi menyambut baik inisiatif PT PPM. Menurut dia, keterbatasan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) menjadi tantangan dalam merealisasikan sejumlah program pembangunan.

Karena itu, keterlibatan investor swasta melalui skema KPBU dinilai dapat menjadi alternatif pembiayaan pembangunan daerah.

"Kami sangat menyambut baik dan mengapresiasi inisiatif kolaborasi serta kerja sama ini. Mengingat tantangan anggaran daerah (APBD) yang terbatas dan adanya pemotongan dari pusat, kehadiran investasi maupun kerja sama seperti KPBU ini sangat diharapkan untuk membantu percepatan pembangunan serta membawa keberkahan bagi masyarakat di Tanggamus, Pesawaran, Lampung Barat, dan Pringsewu," kata Saleh.

Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Lampung Barat menyatakan terbuka terhadap peluang investasi yang ditawarkan PT PPM.

Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Lampung Barat, Pirwan Bachtiar, mengatakan, pemerintah daerah masih menunggu penjelasan teknis mengenai mekanisme pembiayaan dan pembagian tanggung jawab antarpihak.

"Kami dari Pemkab Lampung Barat sangat terbuka terhadap peluang investasi ini dan siap menunggu pemaparan teknis lebih detail mengenai skema pembiayaan serta pembagian peran masing-masing kabupaten," ujar Pirwan.

Pertemuan tersebut juga diikuti perwakilan Pemerintah Kabupaten Pringsewu dan Pesawaran untuk membahas potensi pengembangan proyek di wilayah masing-masing.

Pembahasan selanjutnya akan difokuskan pada pemetaan potensi daerah, kebutuhan investasi, serta penentuan skema pembiayaan dan tanggung jawab para pihak.

Kerja sama yang masih dalam tahap penjajakan ini diharapkan dapat membuka peluang investasi baru sekaligus meningkatkan produktivitas ekonomi masyarakat melalui pengembangan sektor pangan dan energi. RD

tags :
pt ppm lampung

Komentar

Berita Terkait