Ferry Paulus Buka Suara soal APPI yang Minta PSBS Dilarang Tampil di Championship 2026/2027

by Risyad Avisena |
Ferry Paulus Buka Suara soal APPI yang Minta PSBS Dilarang Tampil di Championship 2026/2027
Direktur Utama I.League Ferry Paulus (tengah) usai laga opening Championship 2026/2027 PSIS vs PSPS Pekanbaru di Stadion Jatidiri, Semarang, Jumat (11/9/2026). Foto: dok. PSSI Pers.

Direktur Utama I.League, Ferry Paulus, buka suara terkait rekomendasi Asosiasi Pesepakbola Profesional Indonesia (APPI) yang meminta PSBS Biak tidak diizinkan mengikuti Pegadaian Championship 2026/2027.

APPI sebelumnya menyampaikan keberatan atas keikutsertaan PSBS di Championship musim ini karena klub berjuluk Badai Pasifik tersebut masih memiliki persoalan tunggakan hak pemain serta catatan registration ban dari FIFA.

Dalam pernyataannya, APPI menyebut terdapat enam putusan NDRC Indonesia untuk musim kompetisi 2024/2025 dengan total kewajiban Rp247.332.667 yang belum diselesaikan PSBS.

"6 (enam) Putusan NDRC Indonesia untuk Musim Kompetisi 2024/2025 dengan total nilai kewajiban sebesar Rp247.332.667,00 (dua ratus empat puluh tujuh juta tiga ratus tiga puluh dua ribu enam ratus enam puluh tujuh rupiah) yang belum diselesaikan hingga saat ini," bunyi petikan rilis di akun sosial media resmi APPI.

Ferry menjelaskan, persoalan registration ban FIFA memiliki ketentuan tersendiri. Menurutnya, sanksi tersebut berkaitan dengan persoalan pemain asing dan membatasi klub dalam melakukan pendaftaran pemain baru.

"Iya, sebenarnya banned FIFA itu lebih kepada yang bermasalah di dalam pemain asing."

"Kemudian di dalam directive-nya FIFA itu klub tersebut tidak boleh mendaftarkan pemain kecuali pemain-pemainnya yang masih terdaftar di kompetisi sebelumnya," tegasnya.

Sementara terkait putusan NDRC, Ferry mengatakan tidak seluruh persoalan otomatis berada dalam kondisi yang sama. Menurut dia, terdapat putusan yang masih dalam proses banding maupun negosiasi antara pihak klub dan pemain.

"Nah, ada memang beberapa hukuman dari NDRC. Tapi NDRC ini kan ada banding, kemudian ada juga masih dalam proses negosiasi," pungkas Ferry.

Ferry juga menyebut sebagian kewajiban klub telah diselesaikan. Karena itu, I.League akan melihat persoalan tersebut berdasarkan koridor regulasi dan status hukuman yang berlaku.

"Dan ada sebagian besar juga yang sudah dibayar. Jadi artinya buat Liga, seatu masih dalam koridor hukuman yang tidak melanggar, ya pasti kita izinkan," jelasnya.

Dengan penjelasan tersebut, PSBS tetap menjadi bagian dari peserta Pegadaian Championship 2026/2027 yang telah resmi bergulir.

Musim baru Championship dibuka pada Jumat (11/9/2026) melalui pertandingan PSIS Semarang melawan PSPS Pekanbaru di Stadion Jatidiri, Semarang. Laga tersebut sekaligus menjadi pembuka kompetisi yang disertai opening ceremony.

Komentar

Berita Terkait