telusur.co.id - Persiapan Kota Depok sebagai salah satu tuan rumah Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat XV 2026 telah mencapai 90 hingga 93 persen.
Ketua Panitia Besar (PB) Porprov XV Jabar Kota Depok, Nina Suzana, mengatakan, pekerjaan yang tersisa mencakup penyempurnaan fasilitas pertandingan di sejumlah lokasi. Salah satu yang menjadi perhatian ialah Stadion Mahakam yang sebelumnya mengalami persoalan genangan air.
Selain perbaikan stadion, panitia juga menyelesaikan pemasangan papan skor, sistem suara, papan informasi digital, serta pengecatan. Sementara itu, lapangan Merpati dan Kukusan menjalani perataan permukaan dengan penambahan pasir.
"Seluruh persiapan ditargetkan rampung pada akhir Oktober 2026. Kita optimistis, Insya Allah persiapan sudah hampir rampung. Tinggal kita petakan lagi dan memastikan seluruh venue siap digunakan," ujar Nina kepada telusur di Depok Open Space (DOS), Jumat (23/10/2026).
Dia menambahkan, penyelesaian fasilitas menjadi bagian penting dari persiapan Depok sebagai tuan rumah ajang olahraga tingkat provinsi tersebut.
Nina melanjutkan, panitia masih perlu memastikan seluruh venue memenuhi kebutuhan pertandingan sebelum digunakan.
Selain mematangkan fasilitas pertandingan, sambung dia, panitia berupaya melibatkan masyarakat dalam penyelenggaraan Porprov Jabar 2026.
Nina menjelaskan, pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) setempat direncanakan mendapat ruang di sekitar venue.
Dia juga mengajak masyarakat untuk menyaksikan pertandingan secara langsung di venue yang berada di sekitar tempat tinggal mereka. Camat, lurah, pengurus RT dan RW, hingga unsur perlindungan masyarakat diharapkan turut menggerakkan partisipasi warga.
Masyarakat, termasuk pelajar, dapat menyaksikan pertandingan di lokasi tanpa dipungut biaya.
"Warga Depok yang mau pada, yang dekat-dekat rumahnya, dekat venue, pada nonton. Jangan ngga pada nonton, kader-kader, RT/RW, dan Hansip," ungkap Nina.
Di sisi prestasi, Wali Kota Depok Supian Suri juga memasang target kontingen menembus lima besar Porprov Jabar 2026. Target itu lebih tinggi dibandingkan sasaran awal yang menempatkan Depok di posisi 10 besar.
Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Depok, Herry Suprianto, mengatakan target tersebut diharapkan menjadi motivasi bagi atlet untuk meningkatkan capaian medali.
Pemerintah Kota (Pemkot) Depok juga menyiapkan bonus Rp75 juta bagi atlet peraih medali emas kategori perorangan. Nilai itu meningkat dibandingkan bonus pada Porprov 2022 yang sebesar Rp60 juta.
"Ya, kalau dari yang sudah disampaikan dari beberapa pertemuan ya, rapat besar itu sepakat yang tahun 2022 itu 60 juta. 2022 Rp60 juta, Pak Wali menyampaikan bahwa di tahun 2026 ini medali emas Rp75 juta, ada peningkatan," jelas Herry.
Besaran bonus untuk medali perak dan perunggu serta emas kategori beregu masih dalam penghitungan.
Dikatakan Herry, KONI Depok turut mengevaluasi kesiapan atlet melalui hasil kejuaraan dan uji coba yang diikuti masing-masing cabang olahraga.
Salah satu hasil yang menjadi bahan evaluasi ialah raihan empat medali emas cabang arung jeram dalam kejuaraan sebelumnya.
Dengan persiapan venue yang memasuki tahap akhir dan target prestasi yang ditingkatkan, Depok menghadapi dua pekerjaan sekaligus dalam menyambut Porprov Jabar 2026.
Yakni memastikan penyelenggaraan berjalan baik dan mendorong kontingen bersaing di papan atas.
Laporan: Malik Sihite