Abdul Kadir Karding Siap Perkuat Barantin: Perlindungan Maksimal, Pelayanan Optimal - Telusur

Abdul Kadir Karding Siap Perkuat Barantin: Perlindungan Maksimal, Pelayanan Optimal

Kepala Badan Karantina Indonesia, Abdul Kadir Karding. Simber foto: internet

telusur.co.id - Kepala Badan Karantina Indonesia, Abdul Kadir Karding, menegaskan komitmennya memperkuat lembaga yang kini dipimpinnya sebagai benteng pertahanan non-militer negara sekaligus motor percepatan perdagangan nasional.

Dalam rapat perdana bersama Komisi IV DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (21/5/2026), Karding memperkenalkan tagline kepemimpinannya di Barantin, yakni “Perlindungan Maksimal, Pelayanan Optimal.”

Menurutnya, Barantin memiliki peran strategis sebagai garda terdepan dalam mengawasi lalu lintas komoditas hewan, tumbuhan, hingga ikan yang keluar-masuk Indonesia. Karena itu, penguatan institusi dinilai menjadi langkah yang tidak bisa ditunda.

“Kita harus memperkuat Barantin ini sebagai lembaga yang begitu kuat. Karena ini menyangkut pertahanan negara non-militer atau near-militer,” ujar Karding kepada wartawan.

Ia menyoroti ancaman serius yang dapat muncul jika pengawasan karantina lengah, mulai dari penyebaran virus, hama, hingga mikro-organisme berbahaya yang berpotensi mengganggu ketahanan pangan dan stabilitas nasional.

“Bayangkan kalau kita diserang misalnya virus hama lewat hewan, lewat macam-macam. Apalagi misalnya mikro-organisme itu berbahaya. Itu yang kita perbaiki,” katanya.

Tak hanya fokus pada aspek perlindungan, Karding juga ingin menjadikan Barantin sebagai lembaga yang mampu mendukung akselerasi ekonomi nasional. Ia menilai proses ekspor-impor harus dibuat lebih cepat, efisien, dan ramah terhadap pelaku usaha.

“Saya ingin mendorong sebagai kepala Barantin ini agar ekspor-impor ini akselerasinya cepat,” tegasnya.

Untuk mewujudkan hal tersebut, Barantin kini tengah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap berbagai standar operasional prosedur (SOP) yang dianggap terlalu panjang dan berbelit-belit.

“Oleh karena itu, saya lagi memetakan SOP, prosedur-prosedur yang tidak penting, yang harus disingkat, yang harus dikurangi supaya cepat, tidak bertele-tele, tidak diperpanjang-panjang,” jelasnya.

Karding berharap penyederhanaan birokrasi itu tidak hanya memperlancar perdagangan internasional, tetapi juga memperkuat distribusi perdagangan dalam negeri yang berkaitan dengan kewenangan Barantin.

Sebagai informasi, Abdul Kadir Karding resmi dilantik oleh Prabowo Subianto sebagai Kepala Barantin pada 27 April 2026 berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 50 TPA Tahun 2026. Ia menggantikan Sahat Manaor Panggabean.


Tinggalkan Komentar