telusur.co.id - Samsung dikabarkan tengah menyiapkan perubahan besar pada sektor dapur pacu Galaxy S27 Ultra. Smartphone flagship tersebut disebut tidak lagi eksklusif menggunakan chipset Snapdragon, melainkan bakal hadir dengan dua pilihan chipset untuk pasar yang berbeda.
Sebelumnya, Samsung disebut berencana membekali Galaxy S27 Ultra hanya dengan Snapdragon 8 Elite Gen 6. Namun, hasil pengujian internal terhadap chipset generasi terbaru buatan Samsung disebut menunjukkan performa yang cukup menjanjikan.
Kondisi tersebut membuat Samsung mempertimbangkan Exynos 2700 sebagai alternatif untuk Galaxy S27 Ultra.
Laporan GSM Arena pada Rabu (2/9) menyebutkan bahwa divisi Samsung MX dan LSI bahkan telah berkoordinasi dalam pengembangan motherboard Galaxy S27 Ultra yang menggunakan chipset Exynos. Langkah tersebut sekaligus dilakukan untuk memastikan ketersediaan pasokan Exynos 2700 apabila rencana ini benar-benar diterapkan.
Snapdragon untuk AS, Exynos untuk Eropa dan Korea Selatan?
Jika terealisasi, Galaxy S27 Ultra kemungkinan akan kembali menggunakan strategi chipset berbeda berdasarkan wilayah penjualan.
Samsung diperkirakan tetap mengandalkan Snapdragon 8 Elite Gen 6 untuk Galaxy S27 Ultra yang dipasarkan di Amerika Serikat. Sementara itu, pasar Korea Selatan dan Eropa disebut berpeluang mendapatkan varian yang menggunakan Exynos 2700.
Strategi tersebut sebenarnya bukan hal baru bagi Samsung. Namun, untuk lini Ultra, perusahaan asal Korea Selatan itu sempat konsisten menggunakan chipset Snapdragon dalam beberapa generasi terakhir.
Galaxy S22 Ultra yang meluncur pada 2022 tercatat sebagai seri Galaxy S Ultra terakhir yang menggunakan chipset Exynos.
Kini, Samsung tampaknya kembali membuka peluang untuk membawa chipset buatannya sendiri ke perangkat Ultra.
Exynos 2700 Dibuat dengan Teknologi 2nm
Salah satu daya tarik Exynos 2700 terletak pada teknologi produksinya. Chipset tersebut dikabarkan akan dibuat menggunakan teknologi fabrikasi SF2P 2nm milik Samsung.
Teknologi tersebut diklaim mampu memberikan efisiensi daya yang lebih baik. Samsung disebut menargetkan pengurangan konsumsi daya hingga 26 persen, sekaligus peningkatan kecepatan clock hingga 15 persen.
Jika performanya benar-benar mampu menyaingi Snapdragon, Exynos 2700 berpotensi menjadi salah satu komponen penting dalam strategi Samsung untuk mengurangi ketergantungan pada chipset Qualcomm.
Bukan Cuma Chipset, Kamera Galaxy S27 Ultra Ikut Berubah
Perubahan Galaxy S27 Ultra juga diperkirakan tidak berhenti pada sektor performa.
Samsung disebut tengah menyiapkan sejumlah penyegaran desain, termasuk perubahan pada modul kamera. Meski begitu, dimensi keseluruhan perangkat diperkirakan masih akan mendekati Galaxy S26 Ultra.
Kapasitas baterai juga kabarnya bakal mengalami peningkatan. Namun, rumor mengenai baterai berkapasitas 7.000mAh disebut belum menjadi kenyataan.
Di sektor fotografi, Samsung justru dikabarkan akan melakukan perubahan cukup signifikan. Kamera telefoto 10MP dengan kemampuan zoom optik 3x disebut akan dihapus.
Sebagai gantinya, kamera telefoto 50MP dengan zoom optik 5x yang masih dipertahankan akan mendapatkan peningkatan.
Dengan kombinasi chipset baru, efisiensi daya yang lebih baik, serta peningkatan kamera, Galaxy S27 Ultra berpotensi menjadi salah satu flagship Samsung dengan perubahan paling menarik dalam beberapa generasi terakhir.
Namun, seluruh informasi tersebut masih berstatus rumor dan laporan awal, sehingga spesifikasi final Galaxy S27 Ultra masih dapat berubah sebelum Samsung mengumumkannya secara resmi.



