telusur.co.id -Timnas Putri U-16 Indonesia Garuda Pertiwi siap melanjutkan perjuangan di Srikandi Merdeka Cup. Garuda Pertiwi akan menghadapi Timnas Putri U-16 Yordania pada babak semifinal yang berlangsung di Supersoccer Arena, Kudus, Jumat (21/8) pukul 20.00 WIB.
Pada hari yang sama, pertandingan semifinal lainnya mempertemukan Timnas Putri U-16 Thailand melawan Timnas Putri U-16 Malaysia pada pukul 15.00 WIB.
Srikandi Merdeka Cup merupakan turnamen yang digagas Bakti Olahraga Djarum Foundation berkolaborasi dengan PSSI. Keempat tim yang lolos ke semifinal kini bersiap mengerahkan kemampuan terbaik demi mengamankan tiket menuju partai final.
Garuda Pertiwi datang ke semifinal dengan modal impresif. Tim asuhan Timo Scheunemann menyapu bersih tiga pertandingan di fase grup dengan tiga kemenangan. Tidak hanya itu, Garuda Pertiwi juga mencetak 11 gol tanpa sekalipun kebobolan.
Dari statistik pertandingan, performa Garuda Pertiwi juga menunjukkan sejumlah catatan positif, terutama dalam penguasaan bola, akurasi umpan, hingga kemampuan menciptakan peluang. Skema permainan dan chemistry antarpemain yang terbangun sejak training center (TC) hingga pertandingan terakhir fase grup menjadi modal penting menghadapi Yordania.
Skuad Garuda Pertiwi sendiri mayoritas dihuni pemain jebolan MilkLife Soccer Challenge All-Stars dan HYDROPLUS Soccer League All-Stars.
Pelatih Kepala Timnas Putri U-16 Indonesia Garuda Pertiwi, Timo Scheunemann, bersyukur seluruh pemain dalam kondisi siap bertanding. Meski mengakui kedalaman skuad tidak sesuai harapan karena adanya pembagian pemain, Timo menilai lolosnya Garuda Pertiwi ke semifinal merupakan hasil positif dalam proses pembinaan.
“Yang paling kami syukuri adalah tidak ada pemain yang cedera. Memang kedalaman tim ini tidak sebaik yang kami harapkan, karena memang dipecah. Jadi, bahwa tidak ada yang cedera itu sesuatu yang sangat positif. Di pertandingan kelompok umur ini fokus kami adalah pembinaan, utamanya mencari pemain dan membina pemain. Tapi, setiap pertandingan itu penting makanya kami bisa ke semifinal. Jangan khawatir, nggak mungkin pemain mau kalah (di semifinal),” kata Timo dalam konferensi pers, Kamis (20/08/2026).
Optimisme serupa disampaikan penjaga gawang Garuda Pertiwi, Alleana Ayu Arumi. Kiper yang membela Putri Tangsel City dalam HYDROPLUS Soccer League All-Stars 2025/2026 itu memastikan timnya telah melakukan persiapan maksimal untuk menghadapi Yordania.
Dukungan masyarakat, baik yang hadir langsung di stadion maupun menyaksikan melalui layar kaca, juga menjadi tambahan motivasi bagi Alle dan rekan-rekannya untuk berjuang memperebutkan tiket final.
“Alhamdulillah tim bisa sampai ke semifinal. Kami sudah mempersiapkan dengan sangat baik pertandingan dengan Yordania besok. Kami akan bermain semaksimal mungkin dan menganggap semifinal besok seperti final,” ucap Alle.
Di sisi lain, Yordania tetap menjadi lawan yang patut diwaspadai Garuda Pertiwi. Tim asuhan Luna Rami Amin Almasri lolos ke semifinal sebagai runner-up Grup B.
Yordania memang hanya mengantongi satu kemenangan sepanjang fase grup, yakni saat menghadapi Timnas Putri U-16 Singapura pada pertandingan pertama. Namun, produktivitas gol yang dimiliki membuat wakil Timur Tengah tersebut mampu mengamankan tiket ke babak semifinal.
Salah satu pemain yang menjadi perhatian adalah striker Alma Odai Yousef Alsaify. Kecepatan dan kemampuannya menjadi bagian penting dari skema serangan Yordania.
Pelatih Yordania, Luna Rami Amin Almasri, menilai keberhasilan timnya melangkah ke semifinal bukan hasil keberuntungan. Ia mengapresiasi perjuangan para pemain yang mampu melewati tiga pertandingan fase grup dengan segala tantangannya.
“Yang pertama kami pastinya senang bisa sampai ke semifinal setelah melewati tiga laga berat di babak penyisihan. Kami lolos ke semifinal itu bukan karena beruntung. Para pemain sudah bertarung sampai akhir dan tampil baik walaupun memang ada beberapa kesalahan. Saya tetap bangga terhadap para pemain. Kami akan memberikan yang terbaik untuk bisa sampai ke babak final,” ujar Luna.
Sementara itu, gelandang Timnas Putri U-16 Yordania, Nadin Omar Qassem Abu Salha, menyebut timnya telah melakukan evaluasi setelah mengalami kekalahan dari Putri Nusantara pada pertandingan terakhir fase grup.
Nadin menilai pertemuan dengan Garuda Pertiwi akan menghadirkan tantangan berbeda. Meski demikian, ia memastikan Yordania datang dengan motivasi tinggi untuk merebut tiket ke final.
“Pertandingan semifinal melawan Garuda Pertiwi akan sangat menarik karena kami akan menghadapi gaya permainan yang berbeda lagi dari Indonesia. Mereka (Putri Nusantara dan Garuda Pertiwi) punya kualitas dan kemampuan yang hampir sama yaitu semangat juang. Tapi, tim kami sangat antusias untuk bertanding dan semoga kami bisa lolos ke final,” tuturnya.



