Gelar Festival Anak Pancasila, Rumah Anak Pancasila Tanamkan Jiwa Pancasilais Ke Tengah Masyarakat - Telusur

Gelar Festival Anak Pancasila, Rumah Anak Pancasila Tanamkan Jiwa Pancasilais Ke Tengah Masyarakat

Festival anak Pancasila Di Alun Alun Pondok Aren, Tangsel (Foto : ist)

telusur.co.id -Rumah Anak Pancasila terus menjadi motor penggerak guna mengingatkan kesadaran kembali karakter bangsa Indonesia yang berjiwa Pancasialis.

Demikian disampaikan Ketua Yayasan Rumah Anak Pancasila Juan Alexander Wake, disela-sela Pagelaran Festival Anak Pancasila.

Menurut Juan, Tahun ini Rumah Anak Pancasila menggelar Festival Anak Pancasila 2026, dengan tema Lima Rasa Selaras Dalam Satu Jiwa. Maksud selaras, artinya menyakini orang-orang Indonesia itu selalu Selaras pada Tuhannya, alam dan yang pasti sesamanya.

"Ketiga hal ini yang dimiliki manusia manusia Indonesia, dan yang membuat kita menjadi anak anak Pancasila yang baik.

Kami ingin menunjukkan apa yang disampaikan oleh penampil disini adalah Pancasila. Kami memberikan pertunjukan tari lagu teater, kepada masyarakat, untuk melihat bahwa Pancasila seperti ini, bahwa Pancasila hidup di tengah tengah budaya beragam," papar Juan, di Alun Alun Pondok Aren, Tangsel, Sabtu (20/6/2026).

Juan menegaskan pihaknya mempunyai kewajiban untuk melestarikan dan mempertahankan kesadaran masyarakat terhadap Pancasila yang memang diakui mulai tergerus di tengah tantangan globalisasi yang semakin kuat. "Kami dari Rumah Anak Pancasila membuat sebisa mungkin apa yang kita lakukan membangun kembali, mengingatkan kembali masyarakat Indonesia lewat budaya sejarah tentang apa karakter mereka yang sebenarnya memiliki karakter Pancasila di diri masing masing," tegasnya.

Juan juga menyampaikan, pihaknya tiap tahun menggelar peringatan Hari Lahir Pancasila, ingin membuktikan bahwa Pancasila itu hidup di tengah tengah masyarakat. 

"Kami mengajarkan kepada masyarakat, kami berbagi cerita, berbagi tentang Pancasila, bahwa Pancasila itu bukan sekedar tulisan yang kita hafal di dalam pelajaran sekolah, tapi Pancasila hidup di tengah tengah kita. Kalau kita lihat bagaimana masyarakat berkumpul berbeda kenyakinan berbeda budaya bahasa tapi inilah Indonesia, inilah miniatur kecil Indonesia yang ada di Tangsel," paparnya.

Ia juga berharap pemerintah memberikan ruang yang lebih luas lagi, bisa mensupport acara acara seperti ini.

Sementara itu Wakil Gubernur Banten Dimyati Natakusumah memberikan apresiasi tinggi terhadap Festival Anak Pancasila. Baginya penting untuk menanamkan ilmu pengetahuan sanubari kepada anak anak Banten untuk benar benar memiliki jiwa Pancasila. "Kalau saya menyampaikan PancaJiwa, atau K5, yang pertama Keimanan kepada Tuhan yang Maha Esa itulah hebatnya Indonesia, yang kedua Kemanusiaan kita betul betul bagaimana equality setara Bhineka Tunggal Ika, ketiga Kekeluargaan,keempat kemerdekaan, kelima Keadilan.

Kita harus tanamkan anak anak kita Pancasialis, jadi anak beriman dan bertaqwa," tambahnya.

Sementara, Warga Tangsel Mugi Rahayu berprofesi Guru TK, menyatakan, Indonesia kaya budaya, kita harus tetap bersatu meski dalam beragam suku.

"Dalam acara Festival anak Pancasila, makna Pancasila itu pertama kita percaya kepada ALLOH, kita selalu sebagai warga negara akan menjalankan dari sila pertama sampai sila terakhir," pungkas Mugi.

Festival Anak Pancasila disponsori oleh MPR RI, BPIP, Bank Mandiri, Bank BTN,  LIFT Literacy For The Future, Antam, Indika Foundation, Jaya Real Property, Es Teler 77, Bonteh, Gizzi.(fie) 


Tinggalkan Komentar