telusur.co.id -Ketua DPRD Kota Bogor, Dr. Adityawarman Adil, mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk memperkuat sisi spiritualitas melalui interaksi yang lebih dalam dengan Al-Qur'an menjelang bulan suci Ramadan 1447 H. Pesan tersebut disampaikannya saat menghadiri kajian bertajuk "Bahagia Bersama Al-Qur'an" yang diinisiasi oleh Fansha Institute di Masjid Ibnu Khaldun, Kampus UIKA Bogor, Minggu (22/2).
Kegiatan ini menjadi momentum bagi umat Muslim di Kota Bogor untuk mempersiapkan diri, baik lahir maupun batin, dalam menyambut bulan penuh keberkahan.
Dalam sambutannya, Adityawarman menekankan bahwa Ramadan bukanlah sekadar rutinitas tahunan bagi umat Islam, melainkan kesempatan emas yang diberikan Allah SWT untuk menyucikan diri. Ia mengibaratkan bulan suci ini sebagai waktu yang tepat bagi umat untuk melakukan pembersihan total terhadap kesalahan-kesalahan di masa lalu.
"Kedatangan bulan Ramadan adalah kesempatan emas untuk kita semua, terutama untuk 'cuci gudang' dosa. Sebagaimana janji Allah, barang siapa yang menjalankan shaum Ramadan dengan iman dan kesungguhan, insyaallah dihapuskan dosa-dosanya yang lalu," ujar Adityawarman.
Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini juga mengimbau masyarakat untuk membangun niat yang kuat sejak dini. Menurutnya, persiapan mental yang matang akan menjadikan Ramadan tahun ini sebagai perjalanan spiritual terbaik dalam hidup.
Lebih lanjut, Adityawarman memberikan apresiasi tinggi kepada Fansha Institute atas terselenggaranya kajian ini. Ia menilai pembekalan spiritual seperti ini sangat dibutuhkan agar interaksi dengan Al-Qur'an tidak sekadar menjadi kegiatan membaca, tetapi mampu menyentuh relung hati dan meningkatkan keimanan.
Adityawarman turut menyoroti fenomena positif di mana semangat kaum Muslimin dalam berinteraksi dengan kitab suci meningkat drastis selama bulan puasa.
"Mungkin di luar Ramadan membaca satu juz saja sulit, tapi di bulan suci ini, tiba-tiba kita bisa membaca dua hingga lima juz. Semoga keberkahan Al-Qur'an melimpah bagi kita semua, keluarga, serta seluruh masyarakat Kota Bogor," tambahnya.
Selain memberikan motivasi spiritual, kehadiran Ketua DPRD Kota Bogor dalam acara tersebut juga bertujuan untuk memberikan penghargaan kepada para penghafal Al-Qur'an. Ia secara langsung mengumumkan para pemenang Lomba Hifzil Qur'an yang telah berkompetisi sehari sebelumnya.
Pada kategori Juz Amma, Juara I diraih oleh Widi Nursila dari Bogor Barat, diikuti oleh Iceu Mulyasari dari Bogor Timur sebagai Juara II, dan Siti Nur Fatimah dari Tanah Sareal sebagai Juara III. Sementara itu, kategori Juz 29 didominasi oleh perwakilan Tanah Sareal, yakni Faisal Falis sebagai Juara I, Rina Priyati sebagai Juara II, dan Indah Permatasari sebagai Juara III.
Pada kategori Juz 28, Juara I diraih oleh Danti Yawati dari Bogor Tengah, disusul Aska Azizah dari Tanah Sareal sebagai Juara II, dan Nur Hayati sebagai Juara III. Terakhir, untuk kategori khusus Surah An-Nashr dan At-Taubah, Juara I diraih oleh Ustadz Miftah Tauhid, disusul Luluh Kamalia sebagai Juara II, dan Ustadz Saiful Muqarubin sebagai Juara III. Adityawarman berharap penghargaan ini dapat menjadi motivasi bagi para pemenang dan masyarakat luas untuk terus mencintai, menghafal, serta mengamalkan nilai-nilai Al-Qur'an dalam kehidupan sehari-hari.



