Jepang Ukir Sejarah, Hancurkan China 4-0 di Final Piala Asia U-23 - Telusur

Jepang Ukir Sejarah, Hancurkan China 4-0 di Final Piala Asia U-23

Tim nasional Jepang U-23 kembali menorehkan tinta emas dalam sejarah sepak bola Asia. foto ist

telusur.co.id - Tim nasional Jepang U-23 kembali menorehkan tinta emas dalam sejarah sepak bola Asia. Di hadapan ribuan penonton di Prince Abdullah Al Faisal Stadium, Jeddah, Sabtu (24/1), Jepang tampil dominan dan menaklukkan China dengan skor telak 4-0 pada laga final Piala Asia U-23. Kemenangan ini sekaligus memastikan Jepang menjadi tim pertama yang mampu menjuarai turnamen tersebut sebanyak tiga kali.

Sejak peluit awal dibunyikan, Jepang langsung mengambil inisiatif serangan. Tekanan tinggi dan aliran bola cepat membuat China kesulitan keluar dari area pertahanannya. Hasilnya terlihat pada menit ke-12 ketika Yuto Ozeki berhasil membuka keunggulan. Memanfaatkan bola muntah di dalam kotak penalti, tembakan Ozeki sempat mengenai bek China Peng Xiao sebelum mengecoh kiper Li Hao. Gol tersebut sempat ditinjau melalui VAR sebelum akhirnya disahkan wasit.

Keunggulan Jepang bertambah hanya delapan menit berselang. Kali ini Kosei Ogura menunjukkan kualitas individunya dengan merebut bola di area lawan, melewati satu pemain bertahan, lalu melepaskan tembakan keras ke sudut jauh gawang China yang tak mampu dijangkau Li Hao. Jepang pun semakin nyaman mengendalikan permainan.

China mencoba merespons dengan mengandalkan umpan-umpan panjang dan permainan langsung. Namun, rapatnya lini pertahanan Jepang membuat setiap upaya tersebut mudah dipatahkan. Hingga turun minum, Jepang unggul 2-0 dengan dominasi jelas, termasuk jumlah tembakan yang dua kali lebih banyak dibandingkan lawannya.

Memasuki babak kedua, Jepang tidak mengendurkan intensitas. Tekanan berkelanjutan berbuah penalti pada menit ke-57 setelah Liu Haofan dinilai melakukan handball di dalam kotak terlarang. Ryunosuke Sato yang maju sebagai eksekutor menjalankan tugasnya dengan tenang untuk memperlebar keunggulan menjadi 3-0.

China sempat menyalakan harapan ketika mencetak gol pada menit ke-68, namun wasit menganulirnya karena offside. Keputusan tersebut semakin memukul mental para pemain China yang kesulitan bangkit dari tekanan Jepang.

Jepang kemudian memastikan kemenangan mutlak pada menit ke-76. Tembakan Kosei Ogura kembali menjadi mimpi buruk bagi China setelah bola hasil sepakannya yang terdefleksi pemain bertahan melambung masuk ke gawang, menggenapkan kemenangan Jepang menjadi 4-0.

Hingga peluit akhir dibunyikan, Jepang tetap menguasai jalannya pertandingan. Gelar juara pun berhasil dipertahankan, sekaligus menegaskan dominasi Samurai Biru Muda sebagai kekuatan utama sepak bola Asia di level U-23. [ham]


Tinggalkan Komentar