telusur.co.id - Pengabdian prajurit TNI dalam misi perdamaian dunia tidak hanya membawa kebanggaan bagi satuan dan institusi TNI, tetapi juga mengharumkan nama bangsa Indonesia di mata internasional. Hal tersebut ditegaskan Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto dalam amanatnya pada upacara penyambutan Satgas Maritime Task Force (MTF) TNI Konga XXVIII-P UNIFIL Tahun Anggaran 2024/2025 di Lapangan PRIMA Mabes TNI, Jakarta Timur, Kamis (5/2/2026).
Amanat Panglima TNI dibacakan oleh Asisten Operasi (Asops) Panglima TNI Letjen TNI Bobby Rinal Makmun. Dalam sambutannya, Panglima TNI menyampaikan bahwa tugas menjaga perdamaian dunia merupakan kehormatan sekaligus tanggung jawab besar karena membawa nama baik Indonesia di forum internasional.
“Tugas menjaga perdamaian dunia bukan saja mengangkat citra satuan dan TNI, tetapi juga citra dan harumnya nama bangsa dan negara Indonesia. Pengabdian selama satu tahun di Lebanon menjadi catatan sejarah nasional dan internasional,” tegas Panglima TNI.
Panglima TNI juga menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada Komandan Satgas beserta seluruh prajurit Satgas MTF TNI Konga XXVIII-P UNIFIL atas dedikasi, disiplin, dan loyalitas selama menjalankan tugas operasi luar negeri. Keberhasilan mereka dinilai telah memperkuat kepercayaan dunia internasional terhadap Indonesia.
Selain itu, Panglima TNI mengucapkan selamat kepada para prajurit yang telah kembali ke tanah air dan berkumpul bersama keluarga. Ia berpesan agar seluruh personel segera menyesuaikan diri dengan lingkungan kerja serta menularkan pengalaman dan pengetahuan yang diperoleh selama penugasan kepada satuan masing-masing.
“Terus tingkatkan semangat, profesionalisme, dan kesiapsiagaan dalam menghadapi tugas-tugas ke depan,” pesan Panglima TNI.
Dalam kesempatan tersebut, Asops Panglima TNI mewakili Panglima TNI menyematkan penghargaan Satyalencana Santi Dharma kepada perwakilan Satgas MTF TNI Konga XXVIII-P UNIFIL sebagai bentuk penghargaan atas keberhasilan dan prestasi selama melaksanakan misi perdamaian PBB.
Satgas MTF TNI yang bertugas sejak 17 Januari 2025 hingga 3 Januari 2026 juga menerima berbagai penghargaan internasional, di antaranya United Nation Medal dari UNIFIL Force Commander, Lebanon Force Medal dari Lebanon Armed Forces Navy, serta penghargaan Duta Kebudayaan dari Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh RI untuk Lebanon.
Satgas MTF TNI Konga XXVIII-P/UNIFIL melaksanakan tugas bersama KRI Sultan Iskandar Muda (SIM)–367 dan Helikopter AS 565 MBe Panther HS-1306. Seluruh personel yang tergabung merupakan prajurit dengan kualifikasi khusus sesuai standar kebutuhan yang telah ditetapkan oleh Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa.
Keberhasilan misi ini kembali menegaskan peran aktif Indonesia dalam menjaga perdamaian dan stabilitas dunia, sekaligus memperkokoh posisi TNI sebagai pasukan profesional yang dipercaya di kancah internasional. [ham]



