Pidato Tom Cruise di Final Piala Dunia 2026 Malah Tuai Kritik - Telusur

Pidato Tom Cruise di Final Piala Dunia 2026 Malah Tuai Kritik

Bintang Hollywood, Tom Cruise. Sumber foto: internet

telusur.co.id - Tom Cruise dikabarkan ingin menciptakan momen tak terlupakan saat tampil di pembukaan final Piala Dunia FIFA 2026. Namun, penampilan aktor Hollywood tersebut justru disebut menuai gelombang kritik di media sosial setelah pidatonya dianggap kurang sesuai dengan atmosfer pertandingan.

Aktor berusia 64 tahun itu tampil di hadapan puluhan ribu penonton di MetLife Stadium sebelum laga puncak antara Spanyol dan Argentina dimulai. Dalam pidatonya, Cruise menyoroti kekuatan sepak bola sebagai olahraga yang mampu menyatukan masyarakat dunia.

Ia mengulas perjalanan turnamen yang diikuti 48 negara selama sebulan terakhir serta memuji momen-momen penuh harapan, kegembiraan, dan inspirasi yang lahir sepanjang Piala Dunia.

Menutup sambutannya, Cruise mengajak para penggemar untuk merayakan turnamen yang, menurutnya, telah "menyatukan dunia."

Namun, respons publik ternyata tidak sesuai harapan. Di media sosial, sejumlah penonton menilai pidato tersebut terlalu panjang dan bernuansa motivasi, sehingga kurang selaras dengan semangat pertandingan final yang dinanti jutaan penggemar.

Sebagian warganet bahkan menyamakan penampilan Cruise dengan seorang pembicara seminar motivasi, sementara yang lain mempertanyakan apakah gaya penyampaiannya cocok untuk membuka laga sepak bola terbesar di dunia.

Menurut laporan Naughty But Nice, yang mengutip sumber anonim, Cruise semula yakin pidatonya akan menjadi salah satu momen paling berkesan dalam final Piala Dunia. "Tom benar-benar percaya bahwa ini akan menjadi momen yang dibicarakan semua orang. Dia sepenuhnya mengendalikan semua yang dia lakukan, dan dia pikir pidato ini akan mencuri perhatian. Melihat orang-orang tertawa alih-alih bersorak adalah hal yang memalukan," kata sumber tersebut.

Sumber itu juga mengklaim bahwa Cruise menghabiskan banyak waktu mempersiapkan penampilannya. Ia disebut bekerja sama secara intensif dengan tim produksi FIFA dan meninjau setiap bagian pidatonya secara detail agar tampil sempurna.

Sumber lain menyebut sikap tersebut mencerminkan karakter Cruise yang dikenal perfeksionis.

"Tom adalah seorang perfeksionis sejati. Dia ingin menciptakan momen sinematik yang hanya bisa ia hadirkan," ujar sumber tersebut.

Meski demikian, orang-orang terdekat Cruise dikabarkan tidak khawatir kritik itu akan memengaruhi karier maupun kepercayaan dirinya.

Menurut sumber lain, aktor Mission: Impossible tersebut tetap yakin bahwa mengambil risiko dengan ide-ide besar adalah bagian dari dirinya, meskipun tidak selalu mendapat respons positif dari publik.

Hingga saat ini, Tom Cruise belum memberikan tanggapan resmi terkait berbagai reaksi terhadap penampilannya di final Piala Dunia FIFA 2026.


Tinggalkan Komentar