telusur.co.id - Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Lalu Hadrian Irfani, mengapresiasi inisiatif Pemerintah Kota Depok dalam menggagas program Rintisan Sekolah Swasta Gratis (RSSG).
Program ini dinilai sebagai langkah alternatif untuk menampung siswa kurang mampu yang belum memperoleh akses ke sekolah menengah pertama (SMP) negeri.
Dalam pertanyaannya, Lalu bilang, kehadiran RSSG menjadi terobosan penting dalam memperluas akses pendidikan.
“Ini merupakan langkah inovatif karena tidak hanya membuka akses, tetapi juga melibatkan sekolah swasta dalam mewujudkan pemerataan pendidikan,” ujarnya kepada telusur, Jumat (3/4/2026).
Meski demikian, ia menekankan bahwa implementasi program tersebut harus memperhatikan sejumlah aspek krusial, terutama terkait standar mutu pendidikan.
Lalu mengingatkan bahwa kualitas proses belajar mengajar, kompetensi tenaga pendidik, hingga kelengkapan sarana dan prasarana harus mampu setara dengan sekolah negeri.
Ia juga menyoroti pentingnya skema pembiayaan yang transparan, jelas, dan berkelanjutan. Hal ini, lanjut Lalu, diperlukan agar program tidak menjadi beban baru bagi pihak sekolah swasta yang terlibat.
“Pengawasan dan akuntabilitas harus diperkuat agar program berjalan sesuai tujuan,” tutur Lalu.
Lebih lanjut, ia berpendapat bahwa RSSG memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai model kebijakan pendidikan di daerah lain.
Namun, legislator PKB itu menegaskan, evaluasi berkala tetap diperlukan guna memastikan efektivitas, transparansi, serta keberlanjutan program.
“Apabila dijalankan dengan baik, RSSG memiliki potensi besar untuk dijadikan model bagi daerah lain” ucap dia.
Dengan pengelolaan yang tepat, RSSG diharapkan mampu menjadi solusi nyata dalam mengatasi keterbatasan daya tampung sekolah negeri, sekaligus memperkuat sistem pendidikan nasional secara lebih inklusif.
Laporan: Malik Sihite



