Presiden Iran Sebut Perdamaian Timur Tengah Hanya Bisa Tercapai Jika Hak Teheran Diakui - Telusur

Presiden Iran Sebut Perdamaian Timur Tengah Hanya Bisa Tercapai Jika Hak Teheran Diakui

Presiden Masoud Pezeshkian. foto ist

telusur.co.id - Presiden Masoud Pezeshkian menyatakan bahwa satu-satunya cara untuk mengakhiri konflik yang memanas di Timur Tengah adalah dengan mengakui hak-hak Iran, membayar ganti rugi, serta memberikan jaminan internasional agar agresi serupa tidak kembali terjadi di masa depan.

Pernyataan tersebut disampaikan Pezeshkian pada Rabu (11/3) melalui akun media sosial X setelah melakukan komunikasi dengan sejumlah pemimpin dunia, termasuk dari Rusia dan Pakistan.

“Saat berbicara dengan pemimpin Rusia dan Pakistan, saya menegaskan kembali komitmen Iran terhadap perdamaian di kawasan ini,” tulis Pezeshkian.

Ia menegaskan bahwa konflik yang terjadi saat ini dipicu oleh tindakan dari Israel dan Amerika Serikat. Menurutnya, penyelesaian konflik hanya dapat dicapai jika hak-hak sah Iran diakui oleh pihak internasional.

“Satu-satunya cara untuk mengakhiri perang ini—yang dipicu oleh rezim Zionis dan AS—adalah dengan mengakui hak-hak sah Iran, pembayaran ganti rugi, dan jaminan internasional yang tegas terhadap kemungkinan agresi di masa depan,” ujarnya.

Sebelumnya, pada 28 Februari, Amerika Serikat dan Israel dilaporkan melancarkan serangkaian serangan terhadap sejumlah target di dalam wilayah Iran, termasuk di ibu kota Teheran. Serangan tersebut menyebabkan kerusakan infrastruktur dan menimbulkan korban jiwa di kalangan warga sipil.

Media pemerintah Iran juga mengonfirmasi bahwa Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei, meninggal dunia akibat serangan tersebut.

Menanggapi serangan itu, Iran kemudian melancarkan serangan balasan berupa rudal yang ditujukan ke wilayah Israel serta fasilitas militer Amerika Serikat yang berada di kawasan Timur Tengah.

Situasi tersebut semakin meningkatkan ketegangan di kawasan dan memicu kekhawatiran internasional mengenai potensi eskalasi konflik yang lebih luas. [ham]


Tinggalkan Komentar