Putri Nusantara Takluk 0-2 dari Singapura di Srikandi Merdeka Cup, Pelatih Takumi: Pemain Sudah Berikan yang Terbaik - Telusur

Putri Nusantara Takluk 0-2 dari Singapura di Srikandi Merdeka Cup, Pelatih Takumi: Pemain Sudah Berikan yang Terbaik

imnas Putri U-16 Indonesia, Putri Nusantara, kalah dengan skor 2-0 pada pertandingan kedua Grup B kontra Singapura. Foto: dok. Djarum Foundation.

telusur.co.id -Timnas Putri U-16 Singapura menjaga peluang lolos ke semifinal Srikandi Merdeka Cup setelah mengalahkan Timnas Putri U-16 Indonesia, Putri Nusantara, dengan skor 2-0 pada pertandingan kedua Grup B.

Pertandingan berlangsung sengit di Supersoccer Arena, Kudus, Jawa Tengah, Senin (17/8). Kedua tim tampil agresif sejak awal laga dengan menerapkan pressing ketat dan permainan berintensitas tinggi.

Putri Nusantara berusaha mengambil inisiatif serangan sejak menit awal. Namun, transisi cepat yang diperagakan Singapura membuat skuad asuhan Takumi Taniguchi kesulitan menemukan ruang untuk melepaskan tembakan.

Sebaliknya, setiap kali Singapura mencoba membangun serangan dari lini belakang, Putri Nusantara langsung merespons dengan transisi cepat untuk mempersempit ruang gerak lawan.

Peluang pertama Putri Nusantara tercipta pada menit ke-21. Berawal dari sepak pojok yang dieksekusi Indira Fatima, bola mengarah kepada Putri Neza Larasati yang berada di dalam kotak penalti Singapura. Namun, penyelesaian akhirnya masih melebar dari sasaran.

Pertarungan di lini tengah berlangsung ketat hingga babak pertama berakhir. Putri Nusantara beberapa kali berhasil memenangkan perebutan bola, tetapi belum mampu mengubahnya menjadi peluang matang. Singapura juga kesulitan membongkar pertahanan Indonesia yang tampil disiplin.

Menjelang turun minum, Putri Nusantara kembali memperoleh peluang. Amanda Fitriani melepaskan tembakan dari posisi yang cukup ideal dan mengarah ke gawang Singapura. Namun, peluang tersebut belum menghasilkan gol.

Skor 0-0 bertahan hingga jeda.

Memasuki babak kedua, intensitas pertandingan tidak menurun. Singapura akhirnya berhasil memecah kebuntuan pada menit ke-58.

Gol tersebut bermula dari sepak pojok yang dilepaskan Tan Si Leng Amelia. Bola sempat menimbulkan kemelut di depan gawang Putri Nusantara sebelum Nur Qhalisah Arysha Muhammad Rizal menyambarnya untuk membawa Singapura unggul 1-0.

Putri Nusantara yang tertinggal tidak menyerah. Para pemain terus berusaha membangun serangan untuk mencetak gol penyeimbang. Sejumlah peluang berhasil diciptakan, tetapi belum ada yang mampu dikonversi menjadi gol.

Di sisi lain, kecepatan pemain Singapura dalam melakukan transisi menjadi salah satu kendala bagi Putri Nusantara. Singapura juga mampu menutup ruang tembak sehingga Indonesia kesulitan mengembangkan serangan secara optimal.

Memasuki masa tambahan waktu, Singapura justru berhasil menggandakan keunggulan pada menit ke-95.

Tan Si Leng Amelia menjadi pencetak gol kedua Singapura. Berawal dari umpan lambung dari lini belakang, Amelia memenangkan duel sprint dengan Agisti Qory Rahmadani sebelum melepaskan tendangan keras yang tidak mampu diantisipasi kiper Putri Nusantara, Naura Khalfani Hayfa.

Hingga peluit panjang dibunyikan, Singapura mempertahankan keunggulan 2-0.

Hasil tersebut membuat Singapura mengamankan tiga poin sekaligus menjaga peluang untuk melaju ke semifinal Srikandi Merdeka Cup. Sementara itu, Putri Nusantara harus melakukan evaluasi untuk menghadapi pertandingan berikutnya.

Pelatih Kepala Timnas U-16 Putri Indonesia Putri Nusantara, Takumi Taniguchi, memastikan anak asuhnya tetap memiliki motivasi untuk berkembang. Pelatih yang akrab disapa Taki itu menilai para pemain masih membutuhkan tambahan pengalaman dan porsi latihan agar mampu bersaing di level internasional.

“Maaf atas kekalahannya, tapi pemain sudah memberikan yang terbaik. Semoga di pertandingan selanjutnya kami bisa menang."

"Para pemain masih sangat muda. Bagi sebagian besar pemain, ini adalah pengalaman pertama mereka bertanding di level internasional. Masa depan mereka masih panjang. Mungkin dalam 10 tahun ke depan mereka masih bisa berjuang untuk menembus Piala Dunia. Jadi kalau kita berpikir sejauh itu, kita tidak boleh berhenti di sini."

"Kita harus belajar dari pertandingan ini, meningkatkan kemampuan diri dan terus melangkah. Saya katakan pada mereka ini bukan akhir tapi sebuah perjalanan,” kata Takumi Taniguchi.


Tinggalkan Komentar