telusur.co.id - Teo Ee Yi berharap kemitraan barunya dengan Chia Weijie mampu membawanya kembali bersaing di level tertinggi ganda putra dunia.
Turnamen Thailand Open 2026 yang mulai berlangsung di Stadion Nimibutr, Bangkok, menjadi debut pasangan anyar tersebut setelah resmi dipasangkan bulan lalu.
Keputusan memisahkan Ee Yi dari Ong Yew Sin sempat mengejutkan publik bulu tangkis Malaysia. Pasalnya, keduanya telah bermain bersama selama lebih dari satu dekade sejak dipasangkan pada 2015 dan pernah meraih medali perunggu Kejuaraan Dunia 2021.
Namun, performa pasangan Ee Yi/Yew Sin dalam beberapa musim terakhir dinilai menurun. Mereka kerap tersingkir lebih awal di berbagai turnamen, dengan All England Open Maret lalu menjadi turnamen terakhir mereka sebagai pasangan.
Kini, duet baru bersama Wei Jie dianggap sebagai kesempatan bagi Ee Yi untuk menemukan kembali performa terbaiknya, sekaligus menjadi ajang pembelajaran bagi pemain muda tersebut.
Meski begitu, Ee Yi mengaku belum memasang target tinggi karena dirinya dan Wei Jie masih dalam tahap membangun chemistry di lapangan.
“Masih banyak hal yang perlu kami tingkatkan karena kami masih harus saling memahami permainan masing-masing. Saya belum menetapkan target apa pun karena kami ingin melihat perkembangan terlebih dahulu,” ujar Ee Yi.
Ia berharap hingga akhir musim, dirinya dan Wei Jie mampu menembus peringkat 32 besar dunia.
Tantangan berat langsung menanti mereka di babak pertama Thailand Open 2026. Pasangan baru Malaysia itu dijadwalkan menghadapi unggulan kedelapan asal Indonesia, Rian Ardianto / Rahmat Hidayat.
Selain Ee Yi/Wei Jie, sejumlah pasangan Malaysia lainnya juga tampil di turnamen tersebut. Tan Wee Kiong / Nur Azriyn Ayub akan saling berhadapan dengan rekan senegara mereka, Low Hang Yee / Ng Eng Cheong, di babak pertama.
Sementara pasangan andalan Malaysia, Goh Sze Fei / Nur Izzuddin Rumsani, masih menunggu lawan dari babak kualifikasi.



