telusur.co.id - Presiden Donald Trump pada Rabu (11/3) melontarkan kritik keras terhadap Spanyol dan menegaskan kemungkinan memutus hubungan perdagangan dengan negara tersebut karena dianggap tidak bekerja sama dengan Amerika Serikat.
“Tidak, mereka tidak bekerja sama. Saya rasa mereka sama sekali tidak kooperatif. Spanyol. Saya rasa mereka sangat buruk, sangat buruk… Kami mungkin akan menghentikan perdagangan dengan Spanyol,” ujar Trump kepada wartawan ketika ditanya soal isu tersebut.
Trump menyoroti bahwa Madrid selama ini menikmati perlindungan NATO, namun menolak membayar kontribusi yang seharusnya. Menurutnya, perilaku ini sudah berlangsung bertahun-tahun.
Sebelumnya, pada 3 Maret, Trump menyatakan bahwa Amerika Serikat akan mengakhiri seluruh perdagangan dengan Spanyol setelah Madrid menolak memberi izin bagi militer AS menggunakan pangkalan mereka untuk operasi menyerang Iran. Trump juga mengkritik keputusan Spanyol yang tetap mempertahankan target belanja pertahanan sebesar 2 persen.
Pada 4 Maret, Sekretaris Pers Gedung Putih Karoline Leavitt menyebut bahwa pemerintah Spanyol mulai menunjukkan kerja sama “dalam beberapa jam terakhir” setelah awalnya menolak penggunaan pangkalan militer AS.
Namun, Menteri Luar Negeri Spanyol Jose Manuel Albarez membantah klaim tersebut, menegaskan posisi pemerintah Madrid tidak berubah terkait izin pangkalan militer untuk operasi AS.
Ketegangan ini menyoroti perbedaan pandangan antara kedua negara terkait penggunaan fasilitas militer dan kontribusi pertahanan di dalam aliansi NATO, sekaligus memicu spekulasi mengenai kemungkinan langkah perdagangan lebih lanjut. [ham]



