Usung Misi Sosial, Uma Oma Heritage Menteng Berdayakan Lansia Lewat Kuliner Nusantara - Telusur

Usung Misi Sosial, Uma Oma Heritage Menteng Berdayakan Lansia Lewat Kuliner Nusantara

Restaurant Uma Oma Heritage di Menteng, Jakarta Pusat. Foto: Istimewa.

telusur.co.id -Kawasan Menteng kini kedatangan destinasi kuliner baru yang tidak hanya menawarkan kelezatan masakan Nusantara, tetapi juga membawa misi sosial yang mendalam. Uma Oma Group secara resmi membuka Uma Oma Heritage di Jakarta Pusat, sebuah ekspansi dari kesuksesan Uma Oma Cafe di Blok M yang viral berkat keterlibatan staf lanjut usia (lansia).

Mengusung konsep "Warisan Rasa, Hangat Serasa di Rumah Nenek", restoran ini berupaya menyatukan elegansi kuliner kelas atas dengan kehangatan interaksi lintas generasi.

Berbeda dengan restoran pada umumnya, Uma Oma Heritage menempatkan para lansia yang akrab disapa Oma yang dijadikan sebagai wajah utama pelayanan. Mereka berperan dalam berbagai posisi strategis, mulai dari hostess hingga penyambut tamu, memberikan sentuhan personal yang jarang ditemukan di restoran modern.

Co-Founder Uma Oma Group, Firhan Salam, menegaskan bahwa kehadiran para Oma ini merupakan upaya untuk memberikan ruang bagi generasi senior agar tetap produktif dan berdaya di lingkungan profesional.

“Melalui Uma Oma Heritage, kami ingin menunjukkan bahwa para Oma juga bisa naik kelas bersama kami. Bukan hanya makanannya yang kami angkat, tetapi juga kesempatan bagi mereka untuk belajar, berkontribusi, dan tetap aktif dalam lingkungan hospitality yang lebih profesional,” ujar Firhan dalam keterangan tertulisnya, Selasa (2/4/2026).

Langkah ini dianggap relevan dengan proyeksi demografi Indonesia. Merujuk data Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah penduduk lansia diperkirakan mencapai 65 juta jiwa pada 2045. Hal ini menuntut adanya ekosistem yang inklusif bagi kelompok usia senja.

Dari sisi kuliner, Uma Oma Heritage melakukan eksplorasi resep tradisional dari berbagai daerah di Indonesia. Fokus utamanya adalah menjaga autentisitas teknik memasak namun dengan presentasi yang lebih terkurasi dan elegan.

Salah satu daya tarik utama di lokasi ini adalah Dapur Oma. Di area interaktif ini, pengunjung dapat menyaksikan langsung proses pembuatan aneka kue dan jajanan tradisional, menciptakan koneksi emosional antara penikmat kuliner dengan proses pembuatannya.

Kehangatan tersebut dirasakan langsung oleh para staf lansia yang terlibat. Oma Lauren, salah satu staf yang merupakan mantan atlet bulutangkis, mengaku menemukan semangat baru melalui pekerjaan ini.

“Di sini kami tidak hanya bekerja, tetapi juga terus belajar dan berkembang. Kami merasa dihargai, dipercaya, dan bisa kembali berbagi apa yang selama ini kami miliki, baik melalui masakan maupun cerita,” ungkap Oma Lauren.

Selain Oma Lauren, terdapat pula Oma Masliah yang bertugas sebagai hostess serta Oma Juwita yang membawa latar belakang pekerja sosial ke dalam layanan pelanggan yang penuh empati.

Komitmen Uma Oma Group terhadap isu lansia tidak berhenti pada operasional restoran. Perusahaan tengah mengembangkan Oma Foundation, sebuah inisiatif yang berfokus pada pelatihan dan pemberdayaan lansia secara lebih luas.

Firhan Salam menekankan bahwa gerakan ini adalah komitmen jangka panjang perusahaan.

“Bagi kami, ini bukan sekadar langkah sesaat, tetapi komitmen jangka panjang. Kami percaya, ketika diberikan ruang yang tepat, para Oma memiliki begitu banyak hal untuk dibagikan, dan kehadiran mereka justru memperkaya pengalaman tamu,” tambah Firhan.

Dengan hadirnya Uma Oma Heritage di Menteng, masyarakat Jakarta kini memiliki pilihan tempat bersantap yang tidak hanya memanjakan lidah dengan cita rasa otentik, tetapi juga mendukung gerakan inklusi sosial yang memanusiakan lansia.


Tinggalkan Komentar