telusur.co.id - Wakil Ketua DPRD Kota Depok Yuni Indriany terus mendorong penguatan aktivitas majelis taklim sebagai bagian dari upaya membangun karakter masyarakat dan memperkokoh nilai-nilai keagamaan di Kota Depok.
Komitmen tersebut disampaikan Yuni saat Sosialisasi Tugas dan Wewenang Komisi A DPRD Kota Depok Tahun Sidang 2026 di Kelurahan Ratujaya, Kecamatan Cipayung, Rabu (1/7).
Menurut Yuni, majelis taklim memiliki peran penting sebagai wadah pembinaan umat sekaligus ruang mempererat silaturahmi dan kebersamaan di lingkungan masyarakat.
Karena itu, dia menilai kegiatan majelis taklim perlu mendapat dukungan agar dapat terus berkembang dan memberikan manfaat yang lebih luas.
"Saya berupaya memfasilitasi berbagai kebutuhan majelis taklim, mulai dari sound system, perlengkapan hadroh, hingga marawis. Harapannya kegiatan pengajian semakin tertib, nyaman, dan memberikan manfaat bagi masyarakat," ujar Legislator PDIP itu, dilansir dari Situs Resmi Pemerintah Kota Depok.
Politisi itu mengatakan dukungan terhadap kegiatan keagamaan tidak hanya sebatas penyediaan sarana.
Menurut dia, langkah tersebut juga menjadi bagian dari upaya memperkuat kehidupan sosial sekaligus meningkatkan kualitas spiritual masyarakat.
Yuni menegaskan, majelis taklim telah berkembang menjadi ruang pembelajaran agama yang juga berfungsi memperkuat ukhuwah dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.
"Majelis taklim bukan hanya tempat belajar agama. Di sinilah silaturahmi terjalin, kepedulian sosial tumbuh, dan kebersamaan masyarakat semakin kuat," katanya.
Dalam kegiatan tersebut, Yuni juga memaparkan tugas dan kewenangan DPRD Kota Depok, khususnya fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan sebagai bagian dari pelaksanaan pembangunan daerah.
Dia turut mengajak masyarakat untuk aktif menyampaikan aspirasi melalui jalur yang tersedia agar setiap kebijakan pembangunan dapat menjawab kebutuhan warga.
"Partisipasi masyarakat sangat penting. Aspirasi yang disampaikan warga menjadi bahan bagi DPRD dalam menjalankan fungsi pengawasan maupun penyusunan kebijakan pembangunan," pungkas Yuni.
Laporan: Malik Sihite



