Anggota DPR Sudjatmiko Sebut Pencak Silat Berperan dalam Pembentukan Karakter Generasi Muda

by Malik Sihite |
Anggota DPR Sudjatmiko Sebut Pencak Silat Berperan dalam Pembentukan Karakter Generasi Muda
Anggota Komisi V DPR RI Sudjatmiko saat menghadiri Pagar Nusa Depok Championship 3 Piala Dandim 0508 di Balai Rakyat, Kecamatan Sukmajaya, Kota Depok. Foto: Telusur/Malik Sihite

Anggota Komisi V DPR RI Sudjatmiko, menilai pencak silat dapat menjadi sarana untuk menanamkan nasionalisme dan memperkuat karakter generasi muda di tengah tantangan nilai-nilai kebangsaan.

Dia bilang, pencak silat tidak hanya berfungsi sebagai olahraga bela diri dan ajang meraih prestasi, tetapi juga mengandung nilai kedisiplinan, sportivitas, serta kecintaan terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Hal itu disampaikan Sudjatmiko usai menghadiri Pagar Nusa Depok Championship 3 Piala Dandim 0508 dalam rangka Hari Santri Nasional 2026 di Balai Rakyat Kecamatan Sukmajaya, Kota Depok, Minggu (18/10/2026).

"Kegiatan pencak silat ini bagus karena merupakan salah satu olahraga tradisional asli bangsa kita. Nilai-nilai yang ada dalam pencak silat juga bagus, termasuk mengajarkan generasi muda tentang NKRI," kata dia kepada telusur.

Legislator PKB itu menilai penanaman nilai kebangsaan melalui kegiatan olahraga perlu diperkuat sejak usia dini.

Dia menambahkan, pencak silat dapat menjadi salah satu wadah pembentukan karakter generasi muda melalui latihan dan kompetisi yang menjunjung tinggi sportivitas.

Sudjatmiko juga menyoroti pentingnya sikap atlet dalam menghadapi kemenangan maupun kekalahan.

Dia mengungkapkan, bahwa atlet perlu belajar menerima hasil pertandingan dengan lapang dada tanpa merendahkan lawan atau bersikap berlebihan saat menjadi juara.

"Yang kalah tidak kecewa berlebihan, yang menang pun tidak jumawa. Ini nilai-nilai yang baik dan harus kita galakkan," papar Sudjatmiko.

Lebih jauh dia berharap, pembinaan pencak silat terus diperluas agar olahraga tradisional tersebut tidak hanya melahirkan atlet berprestasi, tetapi juga generasi muda yang disiplin dan memiliki rasa cinta terhadap bangsa.

Sudjatmiko pun mendorong Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) memberikan perhatian lebih terhadap pembinaan pencak silat agar olahraga tersebut semakin berkembang dan menjadi lebih baik.

Editor: Risyad.

Komentar

Berita Terkait