LAMONGAN - Dunia pendidikan keperawatan terus berkembang seiring tuntutan peningkatan kualitas pelayanan kesehatan dan kebutuhan akan inovasi berbasis bukti.
Di tengah perkembangan tersebut, Dr. Virgianti Nur Faridah, S.Kep., Ns., M.Kep., menjadi salah satu akademisi yang aktif berkontribusi melalui pendidikan, penelitian, publikasi ilmiah, serta kepemimpinan di lingkungan pendidikan tinggi keperawatan.
Virgianti Nur Faridah merupakan alumni Program Doktor Keperawatan Fakultas Keperawatan Universitas Airlangga (UNAIR). Perjalanan akademiknya di tingkat doktoral menghasilkan disertasi yang berfokus pada pengembangan keperawatan paliatif dan pemberdayaan keluarga.
Disertasinya yang berjudul “Pengembangan Model Keperawatan Paliatif Berbasis Family Centered Nursing untuk Meningkatkan Kemandirian Keluarga Merawat Pasien Penyakit Ginjal Kronik dengan Hemodialisis” tercatat dalam Repository Universitas Airlangga.
Karya tersebut menunjukkan perhatian Virgianti terhadap penguatan peran keluarga dalam perawatan pasien dengan penyakit kronis dan kebutuhan paliatif.
Mengembangkan Keperawatan Berbasis Keluarga
Fokus penelitian doktoralnya memperlihatkan bahwa, keluarga memiliki posisi penting dalam keberhasilan perawatan pasien dengan penyakit kronis.
Pendekatan Family Centered Nursing menempatkan keluarga bukan hanya sebagai pendamping pasien, tetapi sebagai bagian penting dari proses perawatan.
Pemikiran tersebut relevan dengan tantangan pelayanan kesehatan saat ini, ketika pasien dengan penyakit kronis membutuhkan perawatan berkelanjutan yang tidak hanya berlangsung di rumah sakit, tetapi juga di lingkungan keluarga dan komunitas.
Melalui pengembangan model keperawatan tersebut, kontribusi akademik Virgianti tidak hanya berada pada ranah teoritis, tetapi juga diarahkan pada penguatan kemampuan keluarga dalam memberikan perawatan secara mandiri.
Aktif dalam Pengembangan Ilmu Keperawatan
Setelah menyelesaikan pendidikan doktoral, aktivitas akademiknya terus berkembang. Rekam publikasi yang tercatat pada SINTA menunjukkan keterlibatannya dalam berbagai penelitian keperawatan.
Pada 2025-2026, sejumlah karya ilmiah yang melibatkan Virgianti membahas berbagai persoalan keperawatan, antara lain manajemen nyeri, diabetes melitus, hipertensi, cedera otot, pasien stroke, serta penggunaan intervensi komplementer dan pendekatan spiritual dalam keperawatan.
Salah satu publikasi tahun 2026 membahas pengaruh posisi Head Up 30 derajat dan murottal Al-Qur’an terhadap saturasi oksigen pada pasien CVA. Penelitian tersebut diterbitkan dalam Jurnal Keperawatan Muhammadiyah.
Publikasi lainnya pada 2026 membahas pengaruh kompres dingin dan myofascial release terhadap penurunan nyeri akibat cedera otot. Rekam publikasi tersebut memperlihatkan konsistensi perhatian terhadap pengembangan intervensi keperawatan yang dapat diterapkan dalam praktik.
Peran dalam Kepemimpinan Pendidikan Tinggi
Selain aktif dalam bidang penelitian, Virgianti Nur Faridah juga menjalankan peran kepemimpinan dalam institusi pendidikan tinggi. Ia tercatat sebagai Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Lamongan (UMLA).
Peran tersebut menempatkannya pada posisi strategis dalam pengembangan pendidikan tenaga kesehatan, khususnya dalam memastikan proses pendidikan keperawatan dan profesi kesehatan berjalan sesuai tuntutan kompetensi dan perkembangan ilmu pengetahuan.
Pada berbagai kegiatan akademik di UMLA, Virgianti juga terlibat dalam kegiatan yang berkaitan dengan pendidikan profesi, termasuk kegiatan pelantikan dan pengambilan sumpah profesi Ners dan Bidan.
Keterlibatan tersebut menunjukkan bahwa, kiprahnya tidak hanya berorientasi pada pengembangan ilmu melalui penelitian, tetapi juga pada penguatan pendidikan dan pembentukan tenaga kesehatan profesional.
Mengintegrasikan Keilmuan, Spiritual Care, dan Intervensi Komplementer
Salah satu karakteristik yang terlihat dari sejumlah karya ilmiahnya adalah perhatian terhadap intervensi keperawatan nonfarmakologis, terapi komplementer, dan spiritual care.
Beberapa penelitian yang melibatkan Virgianti membahas penggunaan murottal, relaksasi, kompres, terapi berbasis bahan alam, serta pendekatan spiritual dalam membantu mengatasi masalah kesehatan pasien.
Pendekatan tersebut memperlihatkan perspektif keperawatan yang tidak hanya berfokus pada aspek fisik, tetapi juga mempertimbangkan kebutuhan psikologis, sosial, spiritual, serta keterlibatan keluarga dalam proses perawatan.
Perspektif holistik seperti ini menjadi semakin penting dalam praktik keperawatan modern, terutama pada pasien dengan penyakit kronis, kondisi kompleks, maupun pasien yang membutuhkan perawatan jangka panjang.
Dari Pendidikan Doktoral Menuju Kontribusi yang Lebih Luas
Perjalanan akademik Virgianti Nur Faridah menunjukkan bagaimana pendidikan doktoral dapat menjadi landasan untuk memperluas kontribusi seorang akademisi dalam pendidikan, penelitian, dan pengembangan praktik keperawatan.
Disertasi yang berfokus pada Family Centered Nursing menjadi bagian penting dari perjalanan tersebut. Sementara itu, aktivitas publikasi dan kepemimpinan pendidikan menunjukkan kesinambungan kontribusinya dalam pengembangan sumber daya manusia dan ilmu keperawatan.
Sebagai alumni S3 Keperawatan UNAIR, kiprah Virgianti juga menjadi gambaran bahwa, pendidikan doktoral tidak berhenti pada pencapaian gelar akademik, tetapi dapat dilanjutkan melalui pengembangan ilmu, penelitian yang relevan dengan kebutuhan masyarakat, serta kepemimpinan dalam institusi pendidikan.
Dengan pengalaman dalam bidang akademik, penelitian, dan kepemimpinan pendidikan kesehatan, Virgianti Nur Faridah terus mengambil bagian dalam pengembangan keperawatan Indonesia.
Kontribusinya menjadi bagian dari upaya memperkuat keperawatan sebagai disiplin ilmu sekaligus profesi yang berbasis pada bukti, berorientasi pada pasien dan keluarga, serta responsif terhadap kebutuhan masyarakat. (ari)