75,1 Persen Publik Ingin Kabinet Direshuffle

by Rikky Affandi Daulay |
75,1 Persen Publik Ingin Kabinet Direshuffle
Ilustrasi Kabinet Merah Putih

JAKARTA, Mayoritas masyarakat mendukung Presiden Prabowo Subianto kembali merombak Kabinet Merah Putih. Berdasarkan survei Arus Survei Indonesia (ASI), sebanyak 75,1 persen responden menyatakan setuju terhadap reshuffle kabinet.

Rinciannya, 29 persen responden menyatakan sangat setuju dan 46,1 persen cukup setuju.

Sementara itu, hanya 16,6 persen responden yang tidak setuju, terdiri dari 14,9 persen kurang setuju dan 1,7 persen sangat tidak setuju. Sebanyak 8,3 persen responden memilih tidak tahu atau tidak menjawab.

Temuan tersebut menarik karena muncul ketika tingkat kepercayaan publik terhadap pemerintahan Prabowo-Gibran masih berada di atas 60 persen.

Sebanyak 61,4 persen responden menyatakan percaya terhadap pemerintahan saat ini. Sebaliknya, 35,9 persen responden mengaku tidak percaya.

Tingkat kepuasan terhadap kinerja Prabowo juga masih lebih tinggi dibandingkan ketidakpuasan.

Sebanyak 57,6 persen responden menyatakan puas terhadap kinerja Presiden, sedangkan 40,6 persen mengaku tidak puas.

“Untuk tingkat kepuasan terhadap Presiden Prabowo, sebanyak 57,6 persen masyarakat menyatakan puas. Ini terdiri dari 9 persen sangat puas dan 48,6 persen cukup puas. Sementara yang tidak puas berada di angka 40,6 persen,” kata Direktur Eksekutif ASI Ali Rif'an saat memaparkan hasil survei di Jakarta, Senin (7/9) dikutip Senin (14/9).

Survei ASI juga mengukur kepercayaan publik terhadap kemampuan pemerintah mengatasi pelemahan nilai tukar rupiah.

Hasilnya relatif berimbang. Sebanyak 48 persen responden percaya pemerintah mampu mengatasi pelemahan rupiah, terdiri dari 6,6 persen sangat percaya dan 41,4 persen cukup percaya.

Sementara itu, 45,9 persen responden menyatakan tidak percaya. Sebanyak 6,2 persen lainnya tidak tahu atau tidak menjawab.

Survei dilakukan pada 23-29 Juli 2026 terhadap 1.200 responden yang tersebar di 38 provinsi menggunakan metode multistage random sampling.

Wawancara dilakukan secara tatap muka dengan margin of error sekitar ±2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Komentar

Berita Terkait