SURABAYA - Konferensi Cabang (Konfercab) XLIV Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Surabaya akhirnya tuntas dan menghasilkan Roisatul Muttaqin Alalloh, atau yang akrab disapa Ning Icis, sebagai Ketua Umum PC PMII Surabaya.
Proses pemilihan Ketua Umum berlangsung dalam forum konferensi yang kemudian berjalan kondusif hingga penetapan hasil. Seluruh tahapan pemilihan diselesaikan melalui mekanisme persidangan organisasi dengan melibatkan kader dan komisariat yang menjadi peserta Konfercab.
Terpilihnya Ning Icis menandai dimulainya kepemimpinan baru di tubuh PMII Surabaya. Ia membawa gagasan āPMII Surabaya as a Future Foundationā sebagai visi dalam menata arah organisasi ke depan.
Visi tersebut menempatkan PMII Surabaya sebagai fondasi bagi pengembangan kader dan organisasi untuk menghadapi masa depan. PMII diharapkan tidak hanya menjadi ruang kaderisasi, tetapi juga menjadi tempat tumbuhnya kapasitas intelektual, kepemimpinan, jejaring, serta kontribusi kader di tengah perubahan sosial yang terus berkembang.
Ning Icis menyampaikan bahwa kepemimpinan ke depan akan membutuhkan keterlibatan seluruh elemen organisasi. Menurutnya, PMII Surabaya memiliki modal besar berupa kekuatan kader dan komisariat yang tersebar di berbagai kampus.
āPMII Surabaya as a Future Foundation adalah ikhtiar untuk menjadikan organisasi sebagai fondasi masa depan. Kita ingin membangun PMII yang mampu menyiapkan kader dengan kapasitas, karakter, dan keberanian untuk mengambil peran di berbagai ruang,ā papar Ning Icis pada keterangan tertulisnya. Selasa, (06/10/2026).
Ia juga menekankan pentingnya konsolidasi pasca-Konfercab. Perbedaan pandangan yang muncul selama proses konferensi diharapkan dapat ditutup dengan kembali membangun kebersamaan sebagai satu keluarga besar PMII Surabaya.
āSetelah konferensi selesai, tugas kita adalah kembali bersama-sama. Perbedaan dalam forum adalah bagian dari proses organisasi. Setelah keputusan diambil, kita punya tanggung jawab yang sama untuk membangun PMII Surabaya,ā katanya.
Pemilihan Berjalan Kondusif
Proses pemilihan Ketua Umum pada akhirnya berlangsung kondusif hingga menghasilkan keputusan forum. Peserta Konfercab menyelesaikan tahapan persidangan dan pemilihan sesuai mekanisme organisasi yang berlaku.
Hasil tersebut menjadi titik penting bagi PMII Surabaya untuk memasuki fase kepengurusan baru. Konsolidasi antarkomisariat dan penguatan komunikasi internal menjadi pekerjaan awal yang perlu dilakukan agar visi kepemimpinan baru dapat diterjemahkan dalam program organisasi.
Dengan terpilihnya Ning Icis, PMII Surabaya memasuki babak baru dengan membawa gagasan āPMII Surabaya as a Future Foundationā. Visi tersebut diharapkan menjadi pijakan dalam memperkuat kaderisasi, meningkatkan kapasitas kader, serta memperluas kontribusi PMII Surabaya di tengah dinamika kota dan perkembangan zaman.
Konfercab XLIV pun resmi ditutup dengan hasil pemilihan Ketua Umum dan harapan agar seluruh kader kembali bergerak bersama untuk membangun PMII Surabaya. (ari)