telusur.co.id -Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI tengah mengkaji dugaan kebocoran data Daftar Pemilih Tetap (DPT) dari sistem Komisi Pemilihan Umum (KPU). Bawaslu tengah mencari tahu apakah ada unsur kelalaian dalam kebocoran data ini.  

"Kami pun sedang melakukan kajian ada kelalaian atau tidak sehingga kemudian privasi orang menjadi hilang," kata Anggota Bawaslu RI, Lolly Suhenty kepada wartawan, Selasa (5/12/23).

Menurut Lolly, ketika mendapat informasi mengenai dugaan kebocoran data, pihaknya langsung mengambil tindakan antisipasi. Diantaranya langsung menanyakan kabar tersebut ke KPU. 

“Misalnya kita mencoba tanya ke KPU ini sebenarnya gimana. Nah, itu kami lakukan,” ujarnya.

Namun, Bawaslu masih kesulitan mendapatkan informasi data dalam sistem KPU. Bahkan Bawaslu tidak memiliki data lengkap soal DPT tersebut.

“Jadi ini memang perlu menjadi konsentrasi kita semua untuk memastikan tidak ada kerugian yang berlanjut dan masyarakat yang terdampak,” kata Lolly.[Fhr]