Bek Baru Persija Asal Kroasia Denis Kolinger Labeli Marko Simic Legenda Persija, Akui Sering Berkomunikasi - Telusur

Bek Baru Persija Asal Kroasia Denis Kolinger Labeli Marko Simic Legenda Persija, Akui Sering Berkomunikasi

Bek baru Persija Jakarta Denis Kolinger memberikan keterangan kepada awak media usai sesi latihan di Persija Training Ground, Bojongsari, Depok, Jumat (17/7). Foto: Telusur.co.id/Risyad.

telusur.co.id -Persija Jakarta mendapatkan tambahan kekuatan di lini pertahanan untuk mengarungi Super League 2026/2027 melalui kedatangan bek asal Kroasia, Denis Kolinger. Tak butuh waktu lama bagi pemain berusia 32 tahun itu untuk mengenal atmosfer Macan Kemayoran, terlebih karena ia mendapat banyak informasi dari kompatriotnya, Marko Simic.

Kolinger mengungkapkan bahwa Simic memiliki peran dalam keputusannya menerima pinangan Persija. Menurutnya, mantan bomber Macan Kemayoran itu memberikan gambaran positif mengenai klub ibu kota sekaligus menegaskan besarnya nama Persija di Indonesia.

"Ya, tentu saja. Tentu saja saya mengenalnya, dan banyak orang Kroasia yang mengenalnya karena dia telah bermain di sini selama bertahun-tahun," ujar Kolinger kepada awak media usai mengikuti sesi latihan Persija di Persija Training Ground, Bojongsari, Depok, Jawa Barat, Kamis (17/7).

Bek berpostur 199 sentimeter itu pun menilai pemain yang berjuluk Super Simic merupakan sosok yang sangat dihormati di Kroasia berkat kiprahnya bersama Persija. Hubungan keduanya pun disebut terjalin cukup dekat. Ia mengakui cukup rutin berkomunikasi dengannya.

"Saya pikir dia adalah seorang legenda di sini. Banyak pemain Kroasia yang menghormatinya juga, dan kami mengobrol hampir setiap hari," ungkap Kolinger.

Kolinger mengatakan, Simic tidak banyak membujuknya. Namun, penyerang yang pernah menjadi ikon Persija itu meyakinkannya bahwa bergabung dengan Macan Kemayoran merupakan pilihan yang tepat.

"Dia hanya mengatakan apa yang juga saya ketahui dan apa yang saya inginkan. Dia memberi tahu saya untuk datang ke sini, dan dia juga memastikan bahwa ini adalah klub terbesar di sini, seperti yang sudah saya ketahui. Jadi, ya itu saja," pungkasnya menambahkan.

Marko Simic menjelma sebagai legenda Persija setelah sukses menjelma sebagai salah satu pemain asing terbaik yang pernah dimiliki klub. Simic juga menjadi salah satu pilar penting Macan Kemayoran ketika terakhir kali merengkuh gelar juara liga Indonesia pada tahun 2018 silam.

Pemain berusia 38 tahun tersebut bermain dalam 30 laga dan mencetak 18 gol di Liga 1 Indonesia. 

Lebih lanjut, Kolinger juga menanggapi besarnya ekspektasi yang mengiringi Persija pada musim ini. Manajemen Macan Kemayoran secara terbuka menargetkan gelar juara Super League 2026/2027 setelah finis di papan atas musim lalu dan melakukan pembenahan skuad yang cukup masif.

Meski menyadari tekanan tersebut, mantan pemain klub NK Locomotiva itu menegaskan bahwa situasi seperti itu merupakan hal yang lumrah bagi seorang pesepak bola profesional. Tekanan pasti akan selalu datang kepada pemain sepak bola.

"Itu hal yang normal bagi seorang pemain sepak bola," tutur Kolinger.

Menurut Kolinger, setiap pemain sejak kecil selalu bermimpi bermain di klub besar dengan tuntutan meraih prestasi. Karena itu, ia melihat seluruh anggota skuad Persija memiliki motivasi yang sama untuk memenuhi target tersebut.

"Sejak kami masih muda, kami memimpikan sesuatu, dan momen itu sekarang telah datang. Dari apa yang saya lihat, seluruh ruang ganti kami benar-benar siap untuk hal ini," lanjutnya.

Kolinger pun menegaskan tidak ada target lain yang dipasang Persija selain mengakhiri musim dengan meraih gelar juara.

"Kami hanya memiliki satu target musim ini, yaitu menjadi juara, itu saja," tegas pemilik satu caps di timnas Kroasia tersebut.


Tinggalkan Komentar