telusur.co.id - Peringatan satu abad kelahiran Fidel Castro menjadi momentum bagi Rusia dan China untuk kembali menegaskan kedekatan politik dengan Kuba.
Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden China Xi Jinping secara resmi menyampaikan pesan penghormatan kepada pemerintah dan rakyat Kuba dalam rangka memperingati 100 tahun kelahiran Fidel Castro, Senin (10/8/2026).
Pesan tersebut disampaikan dalam pembukaan Coloquio Internacional Fidel di Havana, yang dihadiri lebih dari 1.500 delegasi dari 62 negara.
Dari pihak Rusia, pesan Putin disampaikan secara langsung oleh utusan khusus Presiden Rusia, Mikhail E. Shvydkoy. Ia menyerahkan surat dari Moskow kepada Jenderal Angkatan Darat Raúl Castro Ruz serta Presiden Kuba Miguel Díaz-Canel Bermúdez.
Moskow sekaligus menegaskan keinginannya untuk terus memperkuat hubungan kemitraan strategis dengan Kuba.
Putin Kenang Sosok Fidel Castro
Dalam pesannya, Putin menyampaikan kenangan pribadinya terhadap Fidel Castro. Presiden Rusia mengaku pernah beberapa kali berbincang langsung dengan kakak Raúl Castro tersebut.
Putin juga menyampaikan harapan agar Raúl Castro senantiasa diberikan kesehatan dan kesejahteraan.
“Saya beruntung dapat berbincang lebih dari sekali dengan kakak Anda. Saya akan selalu menyimpan kenangan paling berharga tentang sosok besar tersebut,” kata Putin dalam pesan yang disampaikan melalui utusannya.
Putin kemudian memberikan penghormatan terhadap peran Fidel Castro dalam membangun hubungan antara Rusia dan Kuba.
Menurut Putin, Fidel memberikan kontribusi besar dalam mempererat hubungan persahabatan kedua negara sekaligus meningkatkan posisi Havana di panggung internasional.
Ia juga menilai Fidel Castro memiliki peran penting dalam perjuangan membangun tatanan dunia yang dianggap lebih adil dan demokratis.
Rusia Tegaskan Solidaritas kepada Kuba
Pesan dari Kremlin tidak hanya berisi penghormatan terhadap Fidel Castro, tetapi juga menegaskan posisi Rusia terhadap Kuba.
Putin kembali menyatakan solidaritas Rusia kepada rakyat Kuba serta menyampaikan harapan agar pemerintahan Kuba terus memperoleh keberhasilan dalam menjalankan agenda kenegaraan.
“Saya menggunakan kesempatan ini untuk menegaskan kembali solidaritas kami yang tidak berubah kepada rakyat Kuba,” ujar Putin.
Pernyataan tersebut sekaligus menunjukkan bahwa hubungan Rusia-Kuba tetap memiliki arti strategis di tengah dinamika geopolitik internasional.
Xi Jinping Juga Kirim Pesan
Penghormatan terhadap Fidel Castro juga datang dari Beijing.
Sekretaris Jenderal Partai Komunis China sekaligus Presiden China Xi Jinping menyampaikan pesan resmi melalui Liu Haixing, anggota Komite Sentral Partai Komunis China dan Kepala Departemen Internasional.
Pesan tersebut disampaikan di hadapan ribuan peserta yang menghadiri konferensi internasional di Havana.
Kehadiran perwakilan tingkat tinggi dari Rusia dan China dalam momentum peringatan 100 tahun Fidel Castro memperlihatkan kuatnya perhatian kedua negara terhadap hubungan historis mereka dengan Kuba.
Bagi Havana, Fidel Castro bukan hanya figur dalam sejarah revolusi Kuba, tetapi juga tokoh yang selama puluhan tahun memainkan peran penting dalam membentuk hubungan Kuba dengan sejumlah negara besar di luar kawasan Amerika Latin.
Peringatan satu abad kelahiran Fidel Castro pun akhirnya menjadi lebih dari sekadar agenda mengenang sejarah. Forum internasional di Havana turut menjadi panggung bagi Rusia dan China untuk menunjukkan bahwa hubungan strategis dengan Kuba masih menjadi bagian penting dari kebijakan luar negeri kedua negara.



