John Herdman Beberkan Alasan Awasi Laga Timnas Indonesia dari Tribun - Telusur

John Herdman Beberkan Alasan Awasi Laga Timnas Indonesia dari Tribun

Pelatih kepala Timnas Indonesia, John Herdman pada konferensi pers usai pertandingan di Stadion Pakansari, CIbinong, Minggu (27/7). Foto: Telusur.co.id/Abdul Aziz.

telusur.co.id -Ada pemandangan berbeda saat Timnas Indonesia menghadapi Kamboja pada laga perdana ASEAN Championship 2026 di Stadion Pakansari, Cibinong, Bogor, Senin (27/7). Pelatih kepala Timnas Indonesia, John Herdman, tidak langsung berada di area teknis pada awal pertandingan, melainkan memilih menyaksikan jalannya laga dari tribun stadion.

Keputusan tersebut sempat memunculkan tanda tanya. Namun seusai pertandingan, Herdman menjelaskan bahwa langkah itu merupakan bagian dari pendekatan kepemimpinan yang tengah dibangun di dalam skuad Garuda.

Aksi Herdman ini sedikit mengingatkan kepada pelatih klub juara Liga Champions Eropa, Paris Saint Germain (PSG), Luis Enrique saat laga UCL kontra Atalanta di Stadion Parc d Prince tahun lalu. Saat itu, PSG pun menang dengan skor telak 4-0 atas wakil Italia tersebut.

Herdman beralasan perlu memberikan ruang kepada para pemain untuk menunjukkan kualitas kepemimpinan mereka di atas lapangan tanpa selalu bergantung pada instruksi dari pelatih di pinggir lapangan.

"Ada dua bagian dari alasan itu. Yang pertama adalah memberdayakan para pemain. Kami telah melakukan banyak pekerjaan bagus di balik layar bersama kelompok pemimpin di tim," kata Herdman pada konferensi pers usai pertandingan, Minggu (27/7).

Pelatih berusia 51 tahun tersebut mengungkapkan bahwa Timnas Indonesia kini memiliki enam pemain yang menjadi kelompok pemimpin di dalam skuad. Ia menilai mereka sudah cukup matang untuk mengambil keputusan sendiri ketika pertandingan berlangsung.

"Saya pikir kami memiliki pemimpin-pemimpin yang fenomenal di grup ini, ada enam pemain yang memimpin tim. Dan mereka tidak membutuhkan pelatih mereka di sana. Seperti yang bisa Anda lihat, tiga gol tercipta tanpa ada pelatih di pinggir lapangan," ujar Herdman seraya tertawa.

Pelatih asal Inggris itu menegaskan, keputusannya bukan sekadar eksperimen, melainkan bentuk kepercayaan kepada karakter dan jiwa kepemimpinan yang telah dibangun selama pemusatan latihan.

Sebelum turun di ajang Piala AFF 2026 ini, skuad Garuda menjalani serangkaian pemusatan latihan (TC) di Bali selama tiga pekan. 

"Ini tentang memberi contoh bahwa ini adalah tim yang penuh dengan jiwa kepemimpinan. Ada kalanya mereka membutuhkan pelatih, dan malam ini bukan salah satu dari waktu tersebut," tegasnya.

Selain memberi kepercayaan kepada para pemain, eks pelatih timnas Kanada ini juga mengaku ingin memperoleh sudut pandang yang berbeda dalam mengamati permainan timnya. Dari tribun, ia merasa dapat mengevaluasi aspek taktis secara lebih menyeluruh, terutama untuk melihat hasil kerja tim selama tiga pekan terakhir.

"Bagi saya, penting untuk melihat pertandingan secara taktis dari sudut pandang yang berbeda untuk melihat bagaimana hasil kerja tiga minggu terakhir berjalan di bawah tekanan, di bawah lampu stadion yang terang, di hadapan penonton, dan melawan musuh yang tangguh," ungkapnya.

Ia pun merasa puas dengan hasil pengamatannya sepanjang pertandingan. Alhasil, Rizky Ridho dan kawan-kawan berhasil melumat Kamboja 5-1 pada laga pembuka di turnamen antarnegara ASEAN tersebut.

"Jadi ini adalah malam yang indah. Saya bisa melakukan sedikit dari semuanya. Menyenangkan rasanya," tutup Herdman.

Pada pertandingan selanjutnya, Timnas Indonesia akan bertandang menghadapi Timor Leste pada Jumat (31/7) yang berlangsung di Chonburi, Thailand. Timor Leste sudah mengantongi dua kekalahan dari dua laga yang telah dimainkan yaitu dari Vietnam (7-0) dan Singapura (2-0).


Tinggalkan Komentar