telusur.co.id - Tunggal putri nomor satu dunia asal Korea Selatan, An Se Young, menunjukkan mental juara saat memastikan tempat di final Indonesia Open 2026. Dalam duel sengit melawan rivalnya dari China, Chen Yufei, An menang melalui pertarungan tiga gim dengan skor 21-17, 19-21, 23-21 di Istora Senayan, Jakarta, Sabtu (6/6/2026).
Pada gim pertama, An Se Young tampil dominan. Pebulu tangkis peringkat satu dunia itu mampu mengendalikan permainan dan beberapa kali menekan Chen Yufei hingga akhirnya merebut gim pembuka dengan skor 21-17.
Namun, keadaan berbalik pada gim kedua. Chen Yufei yang berusaha mengubah pola permainan sukses membuat An Se Young kesulitan mengembangkan permainan. Wakil China tersebut tampil lebih agresif dan berhasil memaksakan pertandingan berlanjut ke gim ketiga setelah menang 21-19.
Drama sesungguhnya terjadi di gim penentuan. Chen Yufei sempat berada di atas angin dengan keunggulan 10-5, bahkan memperlebar jarak menjadi 15-7 dan kemudian 17-7. Saat memasuki fase krusial, Chen juga sempat unggul 20-17 dan hanya membutuhkan satu poin lagi untuk mengamankan tiket final.
Namun, An Se Young memperlihatkan daya juang luar biasa. Perlahan ia memangkas ketertinggalan menjadi 19-20 sebelum menyamakan kedudukan 20-20. Pertandingan pun berlangsung semakin menegangkan. Setelah beberapa kali terjadi perebutan poin, An Se Young akhirnya mengunci kemenangan 23-21 dan memastikan langkahnya ke partai puncak.
Di final, An Se Young akan menghadapi unggulan ketiga asal Jepang, Akane Yamaguchi, yang lebih dahulu mengamankan tiket ke laga puncak.
Usai pertandingan, An Se Young mengungkapkan bahwa dirinya tidak terlalu memikirkan perolehan angka ketika berada di lapangan.
"Saya tidak memikirkan poin. Yang penting fokus bermain dan tetap tenang," ujar An Se Young.
Sementara itu, Chen Yufei mengakui setiap pertemuannya dengan An Se Young selalu berlangsung ketat. Menurutnya, beberapa kesalahan yang dibuat pada momen-momen krusial menjadi faktor yang membuat dirinya gagal melangkah ke final.
"Setiap pertemuan selalu berlangsung ketat. Tadi sebenarnya ada kesempatan, tetapi masih ada beberapa hal yang kurang," kata Chen Yufei.



