Napoli Gagal Menang, Olympiacos Permalukan Leverkusen - Telusur

Napoli Gagal Menang, Olympiacos Permalukan Leverkusen

Pemain Napoli. foto ESPN

telusur.co.id - Napoli dan Bayer Leverkusen sama-sama gagal meraih hasil maksimal pada pertandingan ketujuh fase liga Liga Champions yang digelar Selasa waktu setempat. Napoli harus puas berbagi poin saat bertandang ke markas Copenhagen, sementara Bayer Leverkusen pulang dengan tangan hampa usai takluk dari Olympiacos.

Bertanding di Stadion Parken, Copenhagen, Napoli bermain imbang 1-1 melawan wakil Denmark tersebut. Tim tamu sebenarnya sempat berada di atas angin setelah Scott McTominay membuka keunggulan Napoli. Namun, Copenhagen mampu bangkit dan menyamakan kedudukan melalui gol Jordan Larsson.

Copenhagen harus bermain dengan 10 orang sejak menit ke-35 setelah Thomas Delaney diganjar kartu merah oleh wasit. Meski kalah jumlah pemain, tuan rumah mampu bertahan dengan disiplin dan mempertahankan skor imbang hingga pertandingan usai untuk mengamankan satu poin penting.

Hasil ini membuat Napoli berada di peringkat ke-23 klasemen sementara fase liga Liga Champions dengan koleksi delapan poin dari tujuh pertandingan, unggul selisih gol atas Copenhagen yang menempati posisi ke-24. Kedua tim masih berpeluang lolos ke babak 16 besar melalui jalur play-off, namun wajib meraih kemenangan pada laga terakhir fase liga agar tidak bergantung pada hasil pertandingan lain.

Sementara itu, Bayer Leverkusen harus menelan kekalahan 0-2 saat bertandang ke Stadion Kariskakis, Piraeus, menghadapi Olympiacos. Meski lebih banyak menguasai jalannya pertandingan, tim asal Jerman tersebut gagal memanfaatkan peluang yang didapat.

Olympiacos tampil efektif dan memastikan kemenangan lewat gol Costinha dan Mehdi Taremi. Tiga poin ini mengangkat Olympiacos ke peringkat ke-22 klasemen sementara fase liga Liga Champions dengan delapan poin, hanya terpaut satu angka dari Bayer Leverkusen yang kini berada di posisi ke-19.

Dengan hasil tersebut, persaingan menuju babak gugur Liga Champions di papan tengah dan bawah klasemen kian ketat, dan penentuan nasib tim-tim tersebut akan bergantung pada pertandingan terakhir fase liga. [ham]


Tinggalkan Komentar