telusur.co.id - Presiden Prabowo Subianto mengajukan empat nama untuk mengisi sejumlah posisi di Dewan Gubernur Bank Indonesia (BI).
Ketua DPR RI Puan Maharani mengatakan, Destry Damayanti diusulkan sebagai calon Gubernur BI. Sementara Aida S. Budiman diusulkan menjadi Deputi Gubernur Senior BI.
Adapun Solikin M. Juhro dan M. Anwar Bashori diusulkan untuk mengisi posisi Deputi Gubernur BI.
“Jadi suratnya itu mengusulkan satu nama terkait dengan calon Gubernur Bank Indonesia yaitu Ibu Destry Damayanti, dan satu calon Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia yaitu Ibu Aida S. Budiman,” kata Puan di Kompleks Parlemen, Kamis (13/8/2026).
“Dan dua nama calon Deputi Gubernur Bank Indonesia yaitu satu Bapak Solikin M. Juhro dan yang kedua adalah Bapak M. Anwar Bashori,” lanjutnya.
Nama-nama tersebut disampaikan Presiden melalui Surat Presiden (Surpres) kepada pimpinan DPR yang dibawa Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi.
Puan mengatakan DPR akan memproses keempat nama tersebut sesuai mekanisme di parlemen setelah pembukaan masa sidang pada 14 Agustus 2026.
“Nama-nama tersebut nantinya akan kami proses sesuai dengan mekanisme yang ada di DPR untuk kami pilih dan kami setujui nama-nama yang akan kami pilih untuk kemudian dilantik oleh Presiden,” ujar Puan.
Menurut Puan, proses terhadap calon pimpinan BI akan mulai berjalan pada pekan berikutnya setelah DPR kembali memasuki masa persidangan.
Destry saat ini menjalankan kepemimpinan sementara BI setelah Perry Warjiyo mengundurkan diri dari jabatan Gubernur BI pada 27 Juli 2026. Sebelumnya, Destry menjabat Deputi Gubernur Senior BI.
Sementara itu, Aida saat ini menjabat Deputi Gubernur BI. Ia telah menduduki posisi tersebut sejak Januari 2022.
Solikin merupakan pejabat senior BI, sedangkan M. Anwar Bashori saat ini memimpin Departemen Pengelolaan Uang BI.
Pengajuan empat nama tersebut menjadi bagian dari proses pembentukan jajaran kepemimpinan baru bank sentral setelah mundurnya Perry dari kursi Gubernur BI. (RD)



