Taylor Swift Tolak Singkirkan Tamu Demi Penampilannya  - Telusur

Taylor Swift Tolak Singkirkan Tamu Demi Penampilannya 

Mega artis Amerika Serikat, Taylor Swift

telusur.co.id - Taylor Swift kembali mencuri perhatian publik, kali ini bukan karena musiknya, melainkan sikapnya di balik layar saat tampil dalam The Graham Norton Show. Penyanyi berusia 36 tahun itu dikabarkan menolak permintaan produser untuk mencoret salah satu bintang tamu demi memberi ruang bagi dirinya.

Kisah tersebut diungkap langsung oleh pembawa acara Graham Norton dalam wawancara bersama British GQ. Ia menyebut kehadiran Taylor di episode Oktober lalu terjadi secara mendadak ketika sang penyanyi tengah mempromosikan album terbarunya, The Life of a Showgirl.

Menurut Graham, saat itu daftar tamu acara sudah penuh sehingga tim produksi sempat mempertimbangkan untuk mengeluarkan salah satu tamu agar Taylor bisa bergabung di sofa wawancara. "Pertunjukan itu sudah penuh dipesan," kata Graham.

Ia menambahkan, tim produksi bahkan sempat berpikir untuk mengganti salah satu tamu. "Kami berpikir, 'Kita harus menyingkirkan seseorang'," ujarnya.

Namun, rencana tersebut langsung ditolak oleh Taylor. "Pesan datang dari Taylor: 'Tidak seorang pun boleh disingkirkan'," ungkap Graham.

Keputusan itu membuat episode tersebut menghadirkan jajaran tamu yang tidak biasa karena jumlahnya lebih banyak dibandingkan biasanya. Taylor tampil bersama aktor Cillian Murphy, Greta Lee, Jodie Turner-Smith, Domhnall Gleeson, serta musisi Lewis Capaldi.

Bagi Graham, episode tersebut menjadi salah satu yang paling berkesan. Ia bahkan mengungkapkan bahwa seluruh tamu yang hadir kemudian ikut tampil dalam video musik Taylor untuk lagu Opalite, yang dirilis beberapa bulan setelah acara tersebut. "Itu adalah acara yang bagus untuk diikuti, karena semua orang akhirnya muncul di video musik Opalite," kata Graham.

"Semuanya!" tambahnya.

Dalam kesempatan yang sama, Taylor juga berbicara mengenai kehidupan pribadinya, termasuk pernikahannya dengan bintang NFL Travis Kelce.

Ia mengaku proses merencanakan pernikahan justru menjadi hal yang menyenangkan, meski menyadari salah satu tantangan terbesar adalah menentukan daftar tamu.

"Saya tahu merencanakan pernikahan akan menyenangkan karena menurut saya bagian yang paling membuat stres adalah menentukan daftar tamu dan memutuskan siapa yang diundang. Saya tidak ingin melakukan itu," ujar Taylor.

Dengan nada bercanda, pelantun Cruel Summer itu juga mengatakan Graham akan mengetahui kapan pernikahan tersebut berlangsung karena ia berniat mengundangnya.

Taylor Swift dan Travis Kelce kemudian resmi menikah pada 3 Juli dalam sebuah upacara yang digelar di Madison Square Garden, New York City, dengan sekitar 1.000 tamu menghadiri perayaan tersebut.

Meski menjadi salah satu artis terbesar di dunia, kisah di balik layar tersebut menunjukkan sisi lain Taylor Swift yang memilih menghargai rekan-rekan sesama tamu daripada meminta perlakuan istimewa demi penampilannya di acara televisi.


Tinggalkan Komentar