telusur.co.id - Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengklaim bahwa Kanada menentang pembangunan “Kubah Emas” di atas Greenland, proyek keamanan yang menurutnya akan melindungi wilayah tersebut sekaligus memberi manfaat strategis bagi Ottawa. Pernyataan ini disampaikannya pada Jumat melalui akun Truth Social.
“Kanada menentang pembangunan Kubah Emas di atas Greenland, meskipun Kubah Emas akan melindungi Kanada. Sebaliknya, mereka memilih untuk berbisnis dengan Tiongkok, yang akan ‘menelan’ mereka dalam tahun pertama!” tulis Trump.
Kubah Emas sendiri adalah inisiatif keamanan yang diusulkan untuk melindungi Greenland dan kawasan sekitarnya. Namun proyek ini memicu kontroversi, dengan sejumlah pihak menyoroti implikasi strategis dan dampak lingkungan yang mungkin ditimbulkannya.
Komentar Trump muncul di tengah meningkatnya ketegangan antara Washington dan Ottawa. Kanada, menurut Trump, tampaknya lebih memprioritaskan hubungan ekonomi dengan China dibanding mendukung proyek keamanan AS. Pendekatan ekonomi yang lebih pragmatis ini muncul setelah kebijakan tarif baru-baru ini dari pemerintahan Trump, yang menargetkan beberapa ekspor Kanada dan sempat menimbulkan pernyataan kontroversial mengenai kemungkinan Kanada menjadi “negara bagian ke-51” Amerika Serikat.
Meski begitu, para analis menilai bahwa hubungan Kanada dengan China tidak akan secara drastis mengubah posisi strategis negara tersebut. Sun Chenghao, peneliti di Pusat Keamanan dan Strategi Internasional Universitas Tsinghua, menekankan bahwa “Kanada adalah sekutu inti AS dan sangat terintegrasi dalam kerangka keamanan dan intelijen Amerika. Sangat kecil kemungkinan mereka mengubah haluan strategisnya menjauh dari Washington.”
Namun, Sun menambahkan bahwa langkah Kanada dalam memperdalam kerja sama ekonomi dengan China bisa menjadi narasi tandingan terhadap strategi pemisahan yang dipimpin AS, meski tidak menandai pergeseran geopolitik besar.
Klaim Trump menyoroti perbedaan prioritas antara AS dan Kanada dalam hal keamanan dan ekonomi, serta menunjukkan bagaimana hubungan transatlantik dapat diuji oleh dinamika global dan persaingan ekonomi dengan China. [ham]




