telusur.co.id - Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi R mendampingi Menteri Pertahanan Republik Indonesia (Menhan RI) Syafrie Sjamsuddin dalam kunjungan ke Masjid Soeharto atau dikenal juga sebagai Masjid Istiqlal di Sarajevo. Kunjungan ini menjadi bagian dari rangkaian pertemuan bilateral dengan Menteri Pertahanan Bosnia dan Herzegovina yang membahas penguatan kerja sama pertahanan kedua negara.
Masjid Soeharto memiliki nilai historis yang mendalam dalam hubungan Indonesia–Bosnia. Dibangun pada dekade 1990-an atas inisiatif Pemerintah Republik Indonesia, masjid ini menjadi simbol solidaritas dan dukungan moral bagi masyarakat Bosnia yang tengah menjalani masa pemulihan pascaperang.
Dalam kesempatan tersebut, Menhan RI menegaskan bahwa kunjungan ke Masjid Soeharto tidak hanya bernilai simbolis, tetapi juga memperkuat komitmen Indonesia untuk terus menjaga hubungan baik dengan Bosnia dan Herzegovina. “Masjid ini adalah bukti nyata persahabatan dan solidaritas Indonesia. Kehadiran kami di sini menegaskan komitmen untuk memperkuat kerja sama strategis, baik di bidang pertahanan maupun dalam menjaga perdamaian kawasan,” ujar Syafrie Sjamsuddin.
Selain agenda kunjungan ke masjid, pertemuan bilateral antara kedua Menhan juga membahas peluang kerja sama di bidang pelatihan militer, pertukaran personel, serta kolaborasi dalam misi perdamaian internasional.
Kunjungan ini menegaskan keberlanjutan hubungan historis Indonesia–Bosnia dan memperkuat posisi Indonesia sebagai mitra strategis dalam mendukung stabilitas kawasan Eropa Tenggara. [ham]




