telusur.co.id - Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Mardani Ali Sera, meminta pemerintah memberikan perhatian lebih serius terhadap kesejahteraan guru, termasuk melalui peningkatan gaji dan pengembangan kompetensi.
Menurutnya, guru merupakan pilar utama pendidikan yang menentukan kualitas generasi masa depan Indonesia.
Mardani yang juga anggota DPR RI menilai, di tengah pesatnya perkembangan teknologi, terutama kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI), peran guru semakin penting dalam mempersiapkan generasi muda agar mampu menghadapi perubahan zaman.
Karena itu, peningkatan kualitas pendidikan tidak cukup hanya dilakukan dengan menyediakan fasilitas dan infrastruktur modern. Pemerintah juga harus memastikan para guru memperoleh kesejahteraan yang layak sehingga dapat menjalankan tugasnya secara optimal.
“Naikkan gaji guru. Fasilitas fisik yang luar biasa, ada layar pintar, tetapi kalau gaji gurunya tidak cukup, bagaimana?” kata Mardani dalam diskusi di Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (22/10/2026)
Tak hanya itu, pria asal dapil Jakarta tersebut juga menyoroti pentingnya keseimbangan antara pembangunan fasilitas pendidikan dan peningkatan kesejahteraan tenaga pendidik.
Menurutnya, keberadaan teknologi canggih di sekolah harus diimbangi dengan kualitas serta kesiapan guru dalam memanfaatkannya untuk mendukung proses belajar mengajar.
Terlebih, perkembangan AI membawa perubahan besar dalam dunia pendidikan. Guru dituntut tidak hanya menguasai materi pembelajaran, tetapi juga mampu membimbing siswa untuk berpikir kritis, kreatif, dan bijak dalam menggunakan teknologi.
Mardani pun mendorong pemerintah agar menjadikan peningkatan kesejahteraan guru sebagai salah satu prioritas dalam penyusunan anggaran pendidikan. Ia berharap kebijakan tersebut dapat dipertimbangkan dalam perencanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2028.
Menurutnya, investasi di bidang pendidikan seharusnya tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi juga pada peningkatan kualitas sumber daya manusia yang menjadi penggerak utama proses pendidikan.
Kesejahteraan guru yang lebih baik diharapkan dapat mendukung peningkatan motivasi, profesionalisme, dan kualitas pembelajaran di sekolah.
Bagi Mardani, tantangan pendidikan di era digital harus dijawab melalui kebijakan yang menempatkan guru sebagai prioritas. Sebab, secanggih apa pun teknologi yang digunakan, peran guru tetap krusial dalam membentuk karakter, membangun kemampuan berpikir, dan menyiapkan generasi muda menghadapi masa depan.
Dengan demikian, perhatian terhadap kesejahteraan guru dinilai menjadi bagian penting dari upaya membangun sistem pendidikan Indonesia yang berkualitas, adaptif terhadap perkembangan teknologi, dan mampu bersaing di tingkat global.