Persija Tumbang dari Dewa United, Shin Tae-yong Sesalkan Kesalahan Sendiri

by Risyad Avisena |
Persija Tumbang dari Dewa United, Shin Tae-yong Sesalkan Kesalahan Sendiri
Pelatih Persija Jakarta, Shin Tae-yong di laga vs Persik di Jakarta International Stadium (JIS), Senin(26/10/2026). Foto: Telusur.co.id/Jaya Pratama.

Pelatih Persija Jakarta, Shin Tae-yong, mengungkap faktor utama yang membuat timnya menelan kekalahan 1-2 dari Dewa United FC pada pekan kedelapan Super League 2026/2027.

Menurutnya, Persija justru banyak melakukan kesalahan sendiri sepanjang pertandingan.

Duel sengit Dewa United vs Persija berlangsung di Stadion Internasional Banten, Serang, Sabtu (31/10/2026) malam.

Macan Kemayoran sebenarnya mengawali pertandingan dengan sangat baik setelah Rayhan Hannan membawa Persija unggul cepat pada menit keempat.

Namun, keunggulan tersebut tidak mampu dipertahankan. Dewa United menyamakan kedudukan melalui Denilson Junior pada menit ke-42.

Memasuki babak kedua, situasi Persija semakin sulit setelah Dony Tri Pamungkas menerima kartu kuning kedua pada menit ke-66 sehingga harus meninggalkan lapangan.

Bermain dengan 10 pemain, Persija akhirnya menerima pil pahit usai Taisei Marukawa menjebol gawang Nadeo Argawinata pada menit ke-85 dan kalah 1-2.

Shin Tae-yong menilai Persija sebenarnya memiliki peluang untuk mendapatkan hasil yang lebih baik. Namun, kegagalan memanfaatkan peluang serta banyaknya kesalahan dalam melakukan umpan membuat permainan Macan Kemayoran tidak berjalan sesuai harapan.

"Untuk pertandingan hari ini, saya rasa kita hancur karena kesalahan kita sendiri. Kita tidak bisa mencetak gol dari peluang bagus, kita sendiri juga banyak melakukan salah umpan, bagian-bagian seperti itu yang harus kita perbaiki lagi," kata Shin Tae-yong kepada awak media setelah pertandingan.

Pelatih asal Korea Selatan itu menilai kesalahan-kesalahan tersebut menjadi persoalan yang harus segera dibenahi Persija.

Terlebih, laga menghadapi Dewa United menjadi kesempatan bagi Macan Kemayoran untuk memperlebar jarak di puncak klasemen. Sebab, kekalahan ini menipiskan jarak menjadi hanya satu poin saja dengan skuad berjuluk Banten Warriors tersebut.

Selain kesalahan teknis, Shin Tae-yong juga menyesalkan kartu merah yang diterima Dony Tri Pamungkas. Kehilangan satu pemain membuat Persija harus bermain dengan 10 orang ketika pertandingan memasuki fase krusial.

"Ya, karena Doni mendapat kartu merah, kita menjalani pertandingan yang sulit dan secara praktis hal tersebut bisa menjadi penyebab kekalahan," ungkap Shin.

Kartu merah Dony menjadi titik krusial karena Dewa United kemudian mampu memanfaatkan keunggulan jumlah pemain untuk meningkatkan tekanan.

Masuk sebagai pemain pengganti, Taisei Marukawa akhirnya mencetak gol pada menit ke-85 sekaligus memastikan comeback tim asuhan Osmar Loss dengan skor 2-1.

Kekalahan tersebut membuat Persija gagal memperlebar jarak dengan Dewa United di klasemen sementara Super League 2026/2027. Persija masih berada di puncak dengan 18 poin, tetapi Dewa United kini menempel ketat di posisi kedua dengan 17 poin dari delapan pertandingan.

Tinggalkan Komentar

Yunus

Doni Tri udah dapet kartu kuning dari awal babak pertama kenapa ga coba ganti di awal babak ke dua mainin syane patinama

Yunus

Doni Tri udah dapet kartu kuning dari awal babak pertama kenapa ga coba ganti di awal babak ke dua mainin syane patinama

Komentar

Berita Terkait