Desas-desus KDM Hijrah ke PSI, Begini Respons Ketua DPW Jabar

by Risyad Avisena |
Desas-desus KDM Hijrah ke PSI, Begini Respons Ketua DPW Jabar
Ketua DPW PSI Jawa Barat, Abang Ijo Hapidin, bersama Ketua DPD PSI Depok Binton Nadapdap (kiri) saat memberikan keterangan kepada wartawan di Depok. Foto: Telusur/Malik Sihite

Dinamika politik di Jawa Barat menjadi perhatian setelah muncul kabar yang mengaitkan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi dengan Partai Solidaritas Indonesia (PSI).

Isu yang menyebut mantan Bupati Purwakarta itu bakal bergabung dengan partai berlambang gajah tersebut turut menjadi perbincangan di ruang publik.

Menanggapi kabar itu, Ketua DPW PSI Jawa Barat, Abang Ijo Hapidin, memilih tidak memberikan jawaban secara gamblang.

Saat ditemui dalam agenda Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) PSI Kota Depok di Hotel Bumi Wiyata, Sabtu (31/10/2026), Hapidin menyatakan partainya terbuka terhadap kehadiran sejumlah tokoh di Jawa Barat.

"Tanya ke Kang Dedi. Kalau kami, terhadap siapa pun tokoh Jawa Barat sangat terbuka. Doakan saja," ujar dia singkat.

Pernyataan tersebut disampaikan di tengah agenda konsolidasi internal PSI Kota Depok yang turut dihadiri Ketua Umum PSI, Kaesang Pangarep.

Selain menjadi ajang penguatan organisasi, Rakorda tersebut juga dimanfaatkan jajaran pengurus PSI Depok untuk menyampaikan target perolehan kursi legislatif pada pemilu mendatang.

Ketua DPD PSI Kota Depok, Binton Nadapdap, mengungkapkan partainya membidik enam kursi legislatif di setiap daerah pemilihan (dapil).

"Kami mempunyai target enam kursi di setiap dapil. Insyaallah, dengan segala dukungan dan motivasi dari Pak Ketua Umum, target tersebut bisa kami perjuangkan," ucap dia yang juga merupakan Anggota DPRD Dapil Beji, Limo, dan Cinere.

Dia menjelaskan, target tersebut dibarengi dengan penguatan struktur organisasi hingga tingkat paling bawah.

Binton menyebut, kepengurusan PSI di Kota Depok telah terbentuk di seluruh 11 kecamatan dan 63 kelurahan.

Kelengkapan struktur tersebut mencakup pembentukan Dewan Pimpinan Ranting (DPRT) sebagai bagian dari upaya memperkuat konsolidasi partai hingga tingkat akar rumput.

Di tengah berkembangnya isu mengenai kemungkinan dirinya bergabung dengan PSI, Dedi Mulyadi justru telah memberikan bantahan secara langsung.

Gubernur Jawa Barat yang akrab disapa KDM itu menegaskan tidak memiliki rencana untuk meninggalkan partai yang menaunginya saat ini maupun berpindah ke PSI.

Pernyataan tersebut disampaikan Dedi setelah menghadiri acara Orasi Budaya Dies Natalis Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Diponegoro (UNDIP), Selasa (13/10/2026).

“Enggak ada siapa yang mau pindah. Enggak ada itu gosip,” tutur dia.

Politikus Gerindra itu juga menegaskan bahwa fokusnya saat ini masih tertuju pada pekerjaan pemerintahan, terutama membenahi berbagai persoalan yang masih dihadapi Provinsi Jawa Barat.

Dengan demikian, kabar mengenai rencana kepindahan Dedi ke PSI belum memiliki dasar yang terkonfirmasi alias rumor.

Editor: Risyad.

tags :
dedy mulyadi kdm

Komentar

Berita Terkait