telusur.co.id -Pelatih Timnas Futsal Indonesia Hector Souto menilai timnya tidak memiliki tekanan apapun jelang laga final Piala Asia Futsal 2026 menghadapi Raja Futsal Asia, Iran.
Pada laga yang akan digelar di Indonesia Arena, Jakarta Sabtu (7/2) pukul 19.00 WIB tersebut, ia lebih memilih mencoba lebih tenang dan menyebut timnas futsal Indonesia tidak merasakan tekanan melawan Iran.
Menurut pelatih asal Spanyol itu, sang lawan lah yang seharusnya tertekan ketika menghadapi timnas futsal Indonesia.
"Di AFC (Piala Asia), mereka (Iran) hanya kalah empat kali. Di mana tekanan bagi kita? Menurut Anda di mana letak tekanannya? Iran-lah yang memiliki tekanan itu."
"Iran adalah tim yang harus memenangkan pertandingan. Iran memiliki tradisi sebagai juara di AFC," kata Souto pada jumpa pers jelang pertandingan.
Souto tidak bisa melepas fakta bahwa Iran memiliki segalanya untuk menjadi juara. Mulai dari kualitas individu pemain dan sistem permainan yang baik.
"Mereka memiliki kualitas, mereka punya banyak pemain. Mereka punya pemain-pemain bagus 10 tahun yang lalu, mereka punya pemain-pemain bagus sekarang, mereka punya sistem yang bagus," puji Souto.
Souto dengan tegas menyatakan tekanan di Iran lebih besar. Karena menjadi kewajiban bagi Iran untuk memenangkan gelar Piala Asia. Apabila gagal, tentu akan menjadi sebuah bencana bagi tim asuhan Vahid Shamsaei tersebut.
"Dari 17 kali penyelenggaraan, mereka menang 13 kali. Mereka juara 13 kali. Mereka selalu mencapai final. Hanya pada tahun 2012, mereka kalah di semifinal melawan Thailand, 5-4," ungkapnya.
Pelatih berusia 44 tahun tersebut mencoba memainkan psywar. Ia menyatakan kalau dalam beberapa kekalahan Iran di Piala Asia, itu didapatkan ketika berhadapan dengan negara yang dikomandoi juru latih asal Spanyol.
Ia mencontohkan ketika kekalahan yang diderita Iran pada semifinal Piala Asia 2012 atas Thailand. Kala itu, pelatih asal Spanyol Miguel Rodrigo memimpin timnas futsal negeri Gajah Putih.
"Kabar baiknya adalah mereka pernah kalah dari Miguel Rodrigo dua kali, yang mana dia orang Spanyol."
"Dan mereka juga pernah kalah dari Pulphis (Jose Maria Pazos) pada tahun 2012, yang juga orang Spanyol."
"Saya tidak tahu apakah Anda tahu saya berasal dari mana," jelas Souto.
Momen bersejarah telah tercipta bagi timnas futsal Indonesia pada keikutsertaannya di Piala Asia Futsal 2026. Untuk kali pertama, skuad Garuda menembus babak final kejuaraan futsal tertinggi di Asia.



