telusur.co.id - Pemimpin Revolusi Islam Iran Ayatollah Sayyid Mojtaba Hosseini Khamenei melakukan perombakan di sejumlah posisi penting dalam struktur militer Iran.
Khamenei mengeluarkan sejumlah dekrit terpisah yang menunjuk enam komandan dan pejabat senior untuk menduduki posisi strategis di Staf Umum Angkatan Bersenjata Iran, Korps Garda Revolusi Islam (IRGC), serta Organisasi Basij.
Pengangkatan tersebut diumumkan pada Senin malam dan memberikan tanggung jawab baru kepada sejumlah tokoh senior militer Iran.
Perubahan paling menonjol terjadi di tubuh IRGC dengan penunjukan Brigadir Jenderal Ahmad Vahidi sebagai Panglima Tertinggi Korps Garda Revolusi Islam.
Dalam dekrit tersebut, Vahidi juga mendapatkan kenaikan pangkat menjadi Mayor Jenderal.
Selain Vahidi, sejumlah komandan lain juga mendapatkan jabatan baru.
Brigadir Jenderal Ali Abdollahi ditunjuk sebagai Kepala Staf Angkatan Bersenjata Iran. Posisi tersebut menempatkannya sebagai salah satu tokoh penting dalam struktur komando militer negara tersebut.
Sementara itu, Brigadir Jenderal Kioumars Heydari ditunjuk sebagai Wakil Kepala Staf Angkatan Bersenjata Iran.
Di tubuh IRGC, Mayor Jenderal Mostafa Izadi mendapatkan jabatan sebagai Wakil Komandan IRGC.
Sementara posisi penting lainnya diberikan kepada Laksamana Muda Ali Ozamaei, yang ditugaskan memimpin Angkatan Laut IRGC.
Adapun di organisasi paramiliter Basij, Khamenei menunjuk Hojjat al-Islam Hossein Taeb sebagai kepala Organisasi Basij.
Dengan demikian, enam penunjukan tersebut mencakup posisi penting yang berkaitan langsung dengan struktur komando angkatan bersenjata, IRGC, Angkatan Laut IRGC, hingga Basij.
Penunjukan para komandan senior tersebut menjadi bagian penting dari dinamika struktur keamanan dan pertahanan Iran.
Staf Umum Angkatan Bersenjata memiliki peran dalam koordinasi dan perencanaan strategis militer Iran, sementara IRGC merupakan salah satu institusi militer paling berpengaruh di negara tersebut.
Basij juga memiliki posisi penting dalam struktur keamanan dan mobilisasi masyarakat Iran.
Dengan ditempatkannya sejumlah pejabat senior pada posisi strategis tersebut, perubahan ini akan menjadi perhatian dalam melihat arah kebijakan pertahanan dan keamanan Iran ke depan.
Khusus penunjukan Ahmad Vahidi sebagai Panglima IRGC, keputusan tersebut menempatkan seorang perwira senior dengan pengalaman panjang di lingkungan keamanan dan pertahanan Iran sebagai salah satu tokoh utama dalam struktur militer negara tersebut.



