telusur.co.id -Persija Jakarta menutup kiprahnya di Super League 2025/2026 dengan kemenangan meyakinkan usai menaklukkan Semen Padang 3-0 di Jakarta International Stadium (JIS), Sabtu (23/5).
Sejak menit awal, Persija tampil dominan menguasai permainan. Tim asuhan Mauricio Souza langsung menguasai jalannya pertandingan melalui permainan umpan pendek. Sementara Semen Padang lebih banyak tertekan dan kesulitan mengembangkan permainan.
Peluang pertama Persija hadir pada menit ke-21. Rayhan Hannan mengirimkan umpan silang lambung ke arah Gustavo Almeida, namun bola masih mampu diamankan kiper Semen Padang, Rendy Oscario.
Dua menit berselang, Semen Padang membalas ancaman lewat Firman Juliansyah yang melepaskan umpan silang kepada Guillermo Fernandez. Sayangnya, sontekan Fernandez masih melebar tipis di sisi kanan gawang Persija.
Persija akhirnya memecah kebuntuan pada menit ke-32 melalui Gustavo Almeida. Sundulan Gustavo meluncur deras ke gawang usai menerima umpan Fabio Calonego.
Macan Kemayoran hampir menambah keunggulan lima menit kemudian. Aksi individu Rayhan Hannan yang melewati beberapa pemain belakang Semen Padang berakhir dengan sepakan tipis di sisi kiri gawang.
Menjelang turun minum, Persija kembali menciptakan peluang lewat kombinasi Arlyansyah Abdulmanan dan Gustavo. Tetapi tendangan striker asal Brasil itu masih membentur pemain bertahan Semen Padang.
Skor 1-0 untuk keunggulan Persija bertahan hingga babak pertama usai.
Memasuki babak kedua, Persija tetap tampil agresif. Pada menit ke-47, kerja sama Gustavo dan Rayhan Hannan nyaris berbuah gol kedua. Namun sepakan Hannan hanya membentur tiang gawang.
Semen Padang sempat keluar dari tekanan pada menit ke-53 melalui kombinasi Tsouka Dozi dan Kian Froeze. Meski demikian, penyelesaian akhir Froeze masih melambung di atas mistar.
Persija kemudian memperoleh hadiah penalti pada menit ke-56 setelah Gustavo dijatuhkan di area terlarang saat mencoba merangsek ke dalm pertahanan lawan.
Gustavo yang maju sebagai eksekutor sukses menjalankan tugasnya dan membawa Persija unggul 2-0.
Keunggulan Persija bertambah pada menit ke-68. Kombinasi umpan pendek Jean Motta, Allano Lima, dan Rayhan Hannan berhasil diselesaikan dengan baik oleh pemain pengganti Emaxwell Souza untuk mengubah skor menjadi 3-0.
Tambahan gol tesebut membuat dirinya menjadi top skor Persija dengan 16 gol.
Tak lama setelah gol ketiga tercipta, ribuan The Jakmania menyalakan flare dan petasan di tribune stadion. Asap tebal memenuhi area JIS hingga membuat pertandingan harus dihentikan sementara oleh wasit.
Setelah tertunda lebih dari 30 menit, pertandingan akhirnya kembali dilanjutkan. Persija tetap mengendalikan permainan hingga laga berakhir.
Kemenangan 3-0 ini memastikan Macan Kemayoran menutup musim Super League 2025/2026 dengan hasil positif meski gagal mengangkat trofi juara.



